hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Tamasya murmer ke Batu, Malang, bersama Eagle Tour (4 hari 3 malam 5 theme park 1 wisata anak 1 petik apel 1 air terjun 3 juta/ orang)

Kalau denger Kota Wisata Batu, pasti yang terbayang adalah Jatim Park, Batu Secret Zoo, dan aneka tempat wisata lainnya. Kali ini hariharibersamasikecil mau mengulas tentang sesuatu yang berbeda di Batu… masih termasuk baru… nantinya pasti akan super duper rame. 

Eagle Tour 

Ini adalah tur lokal yang kecil, namun sangat komunikatif, bisa mengatur perjalanan sesuai keinginan tamu, dan pastinya murmer. Dikelola oleh anak-anak muda tentunya membuat program-program yang ditawarkan menjadi lebih asik.

Kemarin saya wisata 2 dewasa, 1 anak 5 tahun, dan 1 anak 2 tahun. 4 hari 3 malam dengan jadwal yang padat sebagai berikut:

  1. Hari pertama tiba di airport Malang, lalu naik mobil menuju Batu dengan jarak tempuh 60 menit. Mampir di Warung Sidik dengan makanan khas Jawa Timur (Jatim) dan iringan musik keroncong. Lalu ke Museum Tubuh (Museum Bagong) dan Museum Angkut. Istirahat sore di Hotel Transformer Center (TC), lalu menikmati santap malam di Warung Wareg. Warung Wareg ini lagi ngetrend dan harus reservasi sebelum datang (udah diurusin sama Eagle Tour). Malam nonton performance I am The Legend di TC.
  2. Hari kedua makan pagi di hotel….dengan menu masakan rumahan yang tersaji manis di restoran hotel yang unik. Tujuan pertama ke Eco Green Park, diselingi makan siang di Warung Jami’ah, lalu ke Batu Secret Zoo. Makan malam di restoran TC, dilanjutkan nonton performance My Transformation di TC.
  3. Hari ke-3 makan cwie mie Malang di restoran TC, wisata petik apel, lalu anak-anak mengikuti aktivitas di Kampoeng Kidz yang berlokasi di TC juga. Malam makan di Warung Bakso Cak Man, lalu menuju Batu Night Spectacular.
  4. Hari terakhir hanya keburu wisata ke air terjun Cuban Rondo, makan siang di Warung Bambu lalu kembali ke Jakarta.

    Untuk semuanya – hotel, makan, minum, tiket masuk, mobil, bensin, tips tur guide – hanya sekitar 3 juta untuk dewasa dan 1 juta untuk anak yang berusia 2 tahun. Tambahannya cuma tiket pesawat Jakarta-Malang PP. Hehehhe…cukup sesuai budget kan… 

    Untuk menghubungi Eagle Tour, kontak Viona di +6282336642598, cek IG mereka di @eagle_tour, atau website di http://www.eagletour-id.com

    Kampoeng Kidz 

    Kampoeng Kidz merupakan suatu area wisata alam untuk anak-anak berusia 3-12 tahun. Konsepnya sama dengan Kidzania di Jakarta, cuma bedanya setiap anak (atau setiap grup) akan mendapat kakak pembimbing. Memang konsepnya melatih anak agar mandiri (gak ditemani orang tua/ pengasuh). Jadi anak dapat memilih paket yang ia inginkan (cek paket di http://www.kampoengkidz.com), lalu ikuti aktivitas yang berlangsung selama kurang lebih 5 jam (termasuk makan siang). Di awal aktivitas, anak akan mendapat paket berupa tas dan uang. Setiap mau melakukan aktivitas anak harus membayar sejumlah uang. Dan setelah menyelesaikan 1 tugas, anak akan mendapat upah berupa uang juga. Di akhir aktivitas uang ditabung dan dapat digunakan saat kunjungan berikutnya.

    Aktivitasnya sangat beragam dan menyenangkan, tentunya semakin dekat dengan alam. Contohnya:

    • Memberi makan ikan melalui dot, menangkap ikan (nyebur ke dalam kolam air bersih), mancing ikan dari atas kapal
    • Menangkap ikan di kolam besar
    • Mengurus aneka binatang (ayam petelor, ayam pedaging, kambing, dsb)
    • Membuat choco-banana
    • Berkreasi seperti menjahit, membuat puzzle, dsb
    • Berlatih jadi penyiar radio

      Hotel Transformer Center dan Dance Performance

      Hotel ini dikelola oleh PT Build to Bless yang juga mengelola Eagle Tour dan Kampoeng Kidz. Lokasi hotel ini juga bersebelahan dengan area Kampoeng Kidz. Makan pagi juga disediakan di restoran Kampoeng Kidz. Jadi kalau menginap di hotel Transformer Center, otomatis kita juga bisa menikmati fasilitas yang ada di Kampoeng Kidz. Cuma ya kalau mau ambil paket harus bayar lagi. Kalau mau sekedar menikmati alam sambil melihat peternakan, foto-foto dengan latar belakang bajak laut, silahkan.

      Bukan cuma itu…di TC sering diadakan dance performance di malam hari. Performance yang memadukan kelincahan gerak dan tari, dekorasi dan properti yang sederhana namun menarik, dan tentunya didukung oleh sound system serta pencahayaan yang luar biasa. Buat tamu hotel bisa nonton gratis loh….kalau tamu dari luar harus membayar 100rb rupiah. Untuk jadwal show bisa ditanyakan langsung ke hotel atau melalui Eagle Tour.

      Seru kan menginap di hotel TC…bisa dapetin banyak fasilitas dan pertunjukan yang gak ada di hotel lain. Sekalian aja minta Eagle Tour yang urusin semuanya…cuma tau beres seperti perjalanan saya kemarin.

      Advertisements
      Leave a comment »

      Terapi anak telat bicara: kapan harus dilakukan

      Kalau bicara mengenai anak telat bicara, pasti ada 1001 pendapat baik positif maupun negatif…

      Ah bapaknya juga baru bicara umur 5 tahun.

      atau

      Tiap anak kan beda-beda. Tunggu ajaa nanti juga bicara.

      atau

      Anak yang jalan duluan, bicara belakangan.

      Boleh saja orang sekitar berkicau, namun perlu diingat bahwa kita memiliki kurva tumbuh kembang anak (milestone), termasuk di dalamnya kemampuan berbicara. Kurva ini kan gak dibuat sembarangan, sudah ditelaah dan dikaji oleh para ahli di seluruh dunia, jadi pasti bisa dijadikan patokan. Sesuaikan saja umur anak dengan milestone tersebut, kalau ada yang kelewatan, saya rasa kita sebagai orang tua boleh merasa cemas dan konsultasi ke dokter spesialis anak atau spesialis rehabilitasi medik atau terapis.

       

      Di Negara Indonesia tercinta ini, membawa anak terapi masih dipandang sebagai sesuatu yang aneh…anak dianggap penyakitan, bahkan dianggap sakit mental. Padahal enggak loh…terapi kan banyaakkk… ada terapi sensori integrasi (untuk membenarkan fungsi-fungsi dasar anak), ada terapi bicara, terapi perilaku, dan lain-lain.

      Apalagi di era gadget…dimana anak kecil selalu sibuk dengan gadget atau TV yang memancarkan gelombang radiasi elektromagnetik yang tinggi. Anak jadi sibuk sendiri, sibuk berkomunikasi (SATU ARAH) dengan teman virtualnya, yang tentunya akan membuat si anak kehilangan kemampuan berkomunikasi.

      Yaaa gimana ya??? Paparan gadget begitu besar, tapi anak dibawa terapi dianggap sebagai sesuatu yang aneh… yang pasti moms harus siap kalau bawa anak ke terapis, pasti disuruh stop gadget, stop TV, dan disarankan untuk membawa anak bermain di alam bebas hehehhe…


      Singkat cerita pengalaman saya…

      Anak saya laki-laki usia 18 bulan belum bisa bicara. Masih babbling, baby talks…ngomong mommy, daddy belum bisa. Semestinya di usia tersebut minimal sudah bisa menyebutkan 2 kata dengan jelas.

      Sebagai orang tua, kita cemas dong dan saya rasa itu wajar. Apalagi bayi ini punya kakak yang super bawel dan dikelilingi oleh banyak orang….rangsangan bicara kan banyak sekali. Apalagi saya sudah membatasi gadget dan TV.

      Tapi memang…kendala 2 bahasa itu ada…karena hidup di lingkungan berbahasa Indonesia, namun sekolah di sekolah berbahasa Inggris.

      Langkah pertama….stop sekolah berbahasa Inggris…ini juga langkah yang berat karena guru dan orang tua lain bilang “sayangg” “anaknya pinter begitu” “he is my little assistant”. Ya sik emang lincah dan sigap…tapi BISU… OK mantapkan hati…tanda tangan surat pengunduran diri.

      Langkah kedua….jadwal sekolah anak diganti dengan jadwal ajak jalan ke taman, aktivitas fisik di rockstargym. Siapkan setumpuk mainan dan buku yang bagus untuk melatih sensori.

      Langkah ketiga….konsultasi dengan dokter spesialis anak dan spesialis rehab medik. Lalu mulai deh terapi…

      Enam kali terapi…kata-kata mulai bermunculan. Tapi masih sesekali, reflex…dan belum kombinasi 2 kata. Tapi lumayan banget loh…orang-orang dekat juga melihat banyak perubahan yang dialami si bayi. Jadi jauh lebih tenang, lebih fokus, dan kata-kata mulai keluar. Yaa…perjalanan masih panjang dan komentar negatif terus berdatangan. Tapi gak usah dipeduliin…

      Anak itu tanggung jawab kita sebagai orang tua untuk memberikan yang terbaik, untuk memastikan tumbuh kembangnya berjalan dengan normal. Dan perlu diingat bahwa otak anak terus berkembang, gak bisa nungguin sampai mamanya punya waktu untuk nemenin main, gak bisa nungguin sampai si anak sampai umur 5 tahun. Yang paling bener ya diintervensi sedini mungkin, daripada menyesal belakangan.

      Leave a comment »

      Mainan puzzle kayu bisa membantu anak cepat bicara? (Review RIANG TOYS)

      Si kecil saat ini berusia 22 bulan dan belum banyak bicara….baru babbling babbling gak jelas. Jalannya  Beberapa dokter ahli yang saya temui menyarankan ia untuk menjalani terapi SI (sensori terintegrasi). Sebenarnya terapi SI itu seperti bermain….tapi dipilihkan mainan yang tepat sasaran…yang “membantu” perkembangan anak sesuai dengan yang dibutuhkan. Terapis menyarankan untuk membeli mainan puzzle kayu…katanya bisa membantu konsentrasi, membuat anak lebih sabar, dan membantu anak memahami kalimat perintah (interaksi). Tentunya juga dapat meningkatkan kemampuan motorik si kecil.
      Ada kenalan saya anaknya juga sedang menjalani terapi perilaku, juga disarankan untuk membeli mainan semacam ini. Seperti layaknya ibu-ibu jaman sekarang…cari mainan ke ELC. Ada mainan puzzle kayu…tapi pilihan sedikit, ukuran kecil dan mahal. Kadang ada promo beli 2 gratis 1 tapi tetap tidak menarik. Kemarin saya menemukan aneka mainan kayu buatan lokal merk RIANG TOYS, jenisnya banyak & harga terjangkau…buatannya pun halus. Akhirnya saya beli 2 macam puzzle. Si kecil senang sekali bermain ini, terutama ia senang dengan kepingan macan dan buaya. Mudah-mudah cepet bicara ya…

      Ternyata Riang Toys – buatan asli Surabaya – ini sudah melayani masyarakat selama 28 tahun! Justru awalnya lebih terkenal di mancanegara. Luar biasa kan…yuk beli mainan edukatif produk lokal. Saya cina buatan dalam negeri. Sedikit mengutip sejarah di situs RIANG TOYS  :

      Perusahan kami berawal dari perusahaan keluarga yang beroperasi sejak tahun 1989. Pada saat itu perusahaan kami hanya bergerak di sektor export karena pada saat itu produk mainan pendidikan kayu masih belum dikenal oleh masyarakat Indonesia. Sejak didirikan sampai tahun 2014, produksi mainan kami diekspor ke Amerika, Eropa, Jepang, Austria, Afrika Selatan, Malaysia dan banyak negara lainya.

      Seiring dengan berkembangnya jaman dan mudahnya pertukaran informasi lintas Negara, produk mainan kayu mulai dilirik oleh kalangan keluarga muda di Indonesia, demi untuk memberikan mainan dengan unsur mendidik yang berkualitas untuk anak-anaknya. Banyak brand luar negeri mulai masuk dan menjajakan produknya di pasar lokal.

      Leave a comment »

      Mighty Minds Pre-School

      Toddler outdoor playground

      Satu lagi sekolah internasional untuk balita dibuka di daerah Menteng: Mighty Minds pre school. Terletak di jalan HOS Cokroaminoto, sebelah salon W2, sekolah ini sangat rapi dan bersih. Menggunakan alat-alat ajar yang berkualitas dan mahal…wajar aja biaya di sekolah ini terhitung mahal.

      Suasana kelas

      Si kecil berusia 18 bulan saat masuk ke sekolah ini…masuk ke dalam kelas toddler. Pengajarnya bernama Jenita, sangat fasih berbahasa Inggris dan pandai membawakan cerita (story telling). Staff Indonesianya pun jago berbahasa Inggris. Aktivitas yang diajarkan juga sangat beragam dan kreatif.

      Area menaruh sepatu dan tas untuk kelas toddler

      Pertemuan 3x/ minggu, setiap sesi 2 jam. Aktivitas berganti setiap 15-30 menit sehingga anak tidak bosan. Setiap pertemuan selalu ada 1 angka/ huruf/ bentuk yang dijadikan acuan belajar.

      Perpustakaan

      Sisi positif:

      • Bangunan masih baru, sangat terawat dan bersih
      • Peralatan yang digunakan berkualitas dan bersih
      • Pengajar masih orang asing (native speaker)
      • Snack yang disediakan sehat dan enak
      • Sebelum masuk kelas, anak di ukur suhu dan diminta membersihkan tangan dengan gel antiseptik

      Outdoor playground

      Sisi negatif:

      • Anak masuk kelas ditemani orang tua/ pengasuh. Anak jadi kurang mandiri. Ada sekolah untuk toddler yang tidak mengijinkan orang dewasa ikut masuk.
      • Pengasuh seharusnya 1 orang, namun suka kurang disiplin sehingga yang masuk lebih dari 1 orang (ruangan terlalu padat)
      • Orang dewasa tidak diminta membersihkan tangan dan diukur suhu, padahal orang dewasa lebih banyak membawa penyakit

      Kira-kira demikian ulasan sekolah baru ini. Untuk info lebih lengkap buka websitenya aja Mighty Minds pre-school. Atau hubungi mereka di:

      Menteng Branch

      Jalan Hos Cokroaminoto no:50
      Menteng, Jakarta Pusat
      +62 81513811811 / +62 21 3158558

      1 Comment »

      Berkunjung ke perpustakaan di Docklands, Melbourne

      Mudik kali ini kami mampir ke perpustakaan di Docklands, Melbourne. Baru pertama kali mampir ke perpustakaan di Australia. Pastinya gak banyak turis disini. Perpustakaanya sangat besar (3 lantai) dengan buku yang sangat banyak. Docklands merupakan area pelabuhan yang saat ini sedang dikembangan agar menjadi seperti Darling Harbour di Sydney. Gak heran pemadangan dari dalam perpustakaan sangat cantik.

      Ada area khusus untuk anak yang dilengkapi dengan mainan edukasional. Di halaman gedung ada tempat bermain panjat-panjatan.

      Sebenernya perpustakaan nasional di Taman Ismail Marzuki gak kalah besar & lengkap…namun sayang kondisi mainannya makin lama makin memprihatinkan.
      _________________

      Library at The Dock

      107 Victoria Harbour Promenade, Docklands VIC 3008

      Opening hours: check out the website for the latest information

      http://www.melbourne.vic.gov.au/community/libraries/Pages/libraries.aspx


      Leave a comment »

      Pengalaman bermain pasir kinetik (kinetic sand)

      Awalnya saya sangat tergoda untuk membeli pasir kinetik karena si kakak suka sekali bermain pasir. Katanya main pasir kinetik gak berantakan karena pasir-pasir saling melekat seperti playdough.

      image

      Browsing sana-sini akhirnya saya beli juga di Early Learning Center (ELC). Beli paket seharga 400 ribu mendapat 1 alas main, pasir berwarna 400 gram dan 3 cetakan pasir. Katanya jangan beli yang terlalu murah….pasir cepat kering dan pewarna pasirnya berbahaya.

      Sesuai dugaan….kakak senang sekali bermain pasir. Tapi yaaa…yang namanya pasir….tetep aja berantakan. Tiap kali anak tuang pasir dari wadah ke wadah yang lain, ada aja yang jatuh ke lantai. Kalau udah jatuh ke lantai dan bercampur kotoran dan debu, haduh….rasanya pengen dibuang itu pasir….tapi sayang karena mahal.

      Bermain pasir kinetik bisa melatih kreativitas anak, melatih motorik kasar & halus anak. Namun siap-siap untuk kotor & berantakan, walau gak seberantakan pasir biasa.

      Oya…pasir kinetik bermerk KINETIC SAND ini gampang disapu dan gak lengket di lantai. Lumayan memudahkan pekerjaan. Saya siap sedia sapu & pengki kecil untuk mengambil pasir-pasir yang berserakan di lantai.

      Jadi masih mau bermain dengan pasir kinetik atau mending main pasir beneran aja di pantai?

      Leave a comment »

      Berkreasi dengan jeli dan gummy bears

      Menghibur anak tidaklah mudah. Apalagi di era gadget sekarang ini…kalau mau gampang langsung kasih gadget ke anak supaya anak tenang. Namun kekurangan dari gadget-mania ini kan banyak sekali. Jadi sebagai orang tua, kita harus kreatif. Ini salah satu ide yang simpel tapi menarik: menghias jeli dengan gummy bear.

      image

      Yang bisa dilakukan anak saat proses pembuatan jeli:
      – mempersiapkan cetakan
      – menuang jeli ke dalam cetakan (harus ekstra hati-hati karena panas & takut berantakan)
      – memasukan jeli ke dalam kulkas

      Setelah jeli mengeras dan mendingin, ambil 1 buah jeli dan siapkan gummy bear warna-warni. Persilahkan anak untuk menghias jeli dengan gummy bear, setelah itu boleh dimakan.

      Simpel namun menyenangkan untuk anak. Jangan lupa cuci tangan sebelum menata gummy bear karena sangat lengket.

      Tips: setelah dihias, jangan dibiarkan terlalu lama di atas jeli karena akan meleleh

      Leave a comment »

      Kafe Bali Pulina: menikmati kopi Luwak sambil belajar

      image

      Bila berkunjung ke Ubud, Bali, sempatkan mampir ke kafe Bali Pulina. 10 meter dari pusat kota Ubud, kafe ini terletak di tepi sawah yang tersusun bertumpuk (rice terrace). Sajian utama dari kafe ini adalah kopi luwak dengan harga 50 ribu rupiah/ cangkir.

      image

      Tidak hanya menyajikan kopi nikmat dan pemandangan indah, kafe ini juga memperlihatkan bagaimana kopi luwak diproduksi. Saat masuk kafe, tamu akan disambut oleh pemandu dan langsung dijelaskan proses pembuatan kopi luwak. Tamu dipersilahkan untuk memberi makan luwak, menumbuk dan memasak biji kopi. Perjalanan berakhir di kafe dengan pemandangan yang cantik.

      image

      Para tamu dipersilahkan untuk duduk dan mencicipi aneka minuman yang tersedia, sebut saja kopi bali, teh jahe, teh lemon, kopi rasa vanila, kopi rasa coklat, dsb. Kalau kopi luwak gak ada tester…tentunya harus bayar. Pembayaran dilakukan di kasir yang terletak di toko. Jadi sebelum membayar, tamu dapat membeli kopi luwak atau aneka bubuk minuman lain yang sudah dicoba di kafe.

      Untuk masuk dan melihat produksi tidak dipungut biaya. Hiburan yang ekonomis dan unik bagi orang dewasa maupun anak.

      BALI PULINA agro tourism

      Address: Banjar Pujung Kelod, Tegallalang, Kec. Gianyar, Bali, Indonesia
      Opening Hours: 8AM–7PM

      dr. Rachel Djuanda, SpKK

      Leave a comment »

      Lebih dekat dengan alam di KUNTUM, Bogor

      image

      Kuntum menjadi tujuan karyawisata kali ini. Hanya 1 jam dari Jakarta (hari biasa), Kuntum menyajikan lebih dari yang saya bayangkan.

      Disana anak dikenalkan dengan aneka tanaman & hewan ternak. Aktivitasnya pun beragam: memberi makan kelinci, hamster, kambing, sapi, dan aneka unggas; memberi susu kepada kambing; memetik aneka sayur di perkebunan; menangkap ikan dan menunggang kuda.

      image

      Biaya masuk hanya 30 ribu rupiah. Saat masuk, tamu dipersilahkan menggunakan caping yang biasa digunakan oleh petani. Ada caping untuk dewasa dan anak. Aneka makanan dan susu untuk ternak dapat dibeli di dalam dengan harga sekitar 5000 rupiah/ ikat. Sayur-sayuran yang dipanen/ dipetik akan ditimbang, dibayar, lalu dibawa pulang.

      image

      Aktivitas yang kami jalani kemarin: memberi makan aneka hewan, memberi susu pada kambing, memetik aneka sayur di perkebunan (sepatu kotor karena masuk ke lumpur), diakhiri dengan menangkap ikan (basah kuyup). Setelah itu anak-anak mandi di kamar mandi yang cukup bersih, lanjut makan siang di pendopo. Kami pergi dalam grup sehingga makan siang disediakan. Bila pergi sendiri, dapat membeli makanan di dalam kafetaria karena dilarang membawa makanan ke dalam. Namun pilihan makanannya pun tidak banyak.

      Beberapa tips untuk melakukan kunjungan yang menyenangkan:
      – Pergi pada hari biasa dan pagi hari agak tidak terlalu ramai/ terlalu terik
      – Telpon Kuntum & pastikan di hari itu tidak ada grup yang datang berkunjung dalam jumlah besar
      – Makan pagi sebelum berangkat, bawa air putih & snack ke dalam, makan siang di luar Kuntum

      Keperluan yang harus dibawa:
      – Gunakan kaos dan celana pendek yang menyerap keringat, topi, sepatu tertutup, serta oleskan tabir surya
      – Sepatu boots untuk di perkebunan
      – Handuk dan peralatan mandi
      – Baju ganti
      – Jas hujan/ payung
      – Air minum & snack
      – Kamera untuk foto & video

      KUNTUM farm field
      Jalan Raya Tajur no. 291
      Bogor 16145, Jawa Barat, Indonesia
      Telp. 0251-8244725
      Fax. 0251-8243148
      http://www.kuntum-nurseries.com

      dr. Rachel Djuanda, SpKK

      Leave a comment »

      Les LEGO di Robotics Education Center (REC)

      image

      Kurangnya konsentrasi anak di sekolah dan kegemarannya bermain LEGO membuat saya mendaftarkan anak di Robotics Education Center. Saya berharap agar anak lebih konsentrasi sekaligus lebih kreatif. Yang terjadi adalah….awalnya semangat, mulai bosan di pertemuan ke-5, akhirnya hanya mampu bertahan sampai pertemuan ke-8. Berikut sharing saya:

      Kelas di REC

      Kelas pemula justru menggunakan LEGO kecil. Berbeda dengan di pasaran yang menju LEGO berukuran besar (duplo atau megablock) untuk anak-anak. Rupanya yang dimaksud LEGO besar di REC adalah LEGO yang dibentuk menjadi robot sungguhan yang dapat bergerak.

      Kelas dimulai dari menyusun LEGO 1D (dimensi), 2D, 3D, lalu LEGO dengan mesin seperti robot sungguhan. Usia minimal 4 tahun, kelas 1x/ minggu, durasi 90 menit. Di setiap kelas, anak diminta membuat 2 bentuk sesuai contoh. Setelah itu anak diperbolehkan berkreasi sesuka hati. Setiap selesai 1 bentuk, anak akan mendapatkan 1 lembar uang-uangan untuk kemudian ditukar dengan hadiah.

      LEGO dan konsentrasi

      Anak saya persis berusia 4 tahun saat mulai les LEGO. Awalnya sangat semangat. Mau mengikuti langkah demi langkah untuk membentuk suatu gambar. Pendampingnya pun sabar dan dapat memahami karakter anak.

      Namun lama-kelamaan ia mulai bosan. Susah banget ngajak ke les LEGO, kalaupun ikut hanya 30 menit, kadang sampai 90 menit tidak membentuk apapun.

      Setelah berkonsultasi dengan dokter anak saya, beliau menyarankan untuk melatih konsentrasi anak melalui aktivitas fisik. Les LEGO memang bisa melatih konsentrasi. Namun bagi anak yang sangat aktif, aktivitas yang hanya duduk dan menyusun LEGO sangat membosankan. Padahal konsentrasi dapat dilatih melalui aktivitas fisik. Contohnya naik kuda…kalau gak fokus akan jatuh. Selain melatih konsentrasi, aktivitas fisik membutuhkan energi banyak sehingga dapat menyalurkan “kuda liar” si anak. Biasanya setelah “kuda liar” lepas, anak akan menjadi lebih tenang dan terkendali.

      Karena alasan itulah akhirnya saya memutuskan untuk mengakhiri les LEGO di REC dan mendaftarkan si kecil di Rockstar Gym. Si kecil menutup les LEGO dengan menyusun gambar lemon yang sudah dibuat 3x (karena gampang) dan menukar uang-uangan dengan roller stamp.

      Keuntungan les LEGO

      – Belajar mengenal aneka bentuk LEGO
      – Belajar cara menyusun LEGO selangkah demi selangkah
      – Belajar kreatif…menyusun LEGO jadi aneka bentuk
      – Belajar sabar dan tekun
      – Belajar konsep “reward”…kalau mau dapat uang harus bekerja dulu
      – Belajar berinteraksi dengan teman sebaya
      – Belajar menerima kalau ada teman yang lebih unggul. Bentuk yang dibuat setiap anak berbeda sesuai dengan levelnya sehingga kadang rumput tetangga lebih hijau

      Les LEGO atau REC memiliki banyak keuntungan, namun harus dicocokan dengan karakteristik dan minat anak

      Untuk info lebih lanjut, baca http://www.roboticsindonesia.com

      dr. Rachel Djuanda, SpKK

      Leave a comment »