hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Seluruh badan bengkak saat hamil: waspadai gejala preeklamsia

Kali ini saatnya saya sharing tentang kejadian yang saya alami saat hamil anak pertama 5 tahun yang lalu. Memang kenaikan berat badan saya sangat berlebihan. Terakhir nimbang naik 30 kg! Itu aja sebelum saya terkena penyakit hipertensi dalam kehamilan (HDK = yang saya sebut disini sebagai gejala preeklamsia).

Bila gejala yang dialami hanya badan bengkak dan tensi tinggi (saat itu tensi saya mencapat 180/100 mmHg), kondisi ini disebut sebagai hipertensi dalam kehamilan (HDK). Bengkak yang dialami gak sekedar bengkak loh…melainkan bengkaknya ngeri seperti foto di atas…pergelangan tangan dan kaki tidak ada, buku-buku jari menghilang, kerutan lutut menghilang. Bengkak tidak menghilang dengan pijatan atau dengan angkat kaki lebih tinggi dari jantung. Saat itu celana hamil ukuran XXXL sudah hampir tidak muat! Jadi bengkaknya bener-bener bengkak seperti mau meletus.

Nah bila HDK sudah disertai dengan gejala lain seperti:

  • Sakit kepala hebat
  • Gangguan pengelihatan (rabun)
  • Kencing berbusa
  • Nyeri pada perut atas
  • Mual muntah (pada trimester ke3)
  • Sesak nafas

Harus curiga penyakit sudah berkembang menjadi preeklamsia. Bila pasien sampai kejang, itu sudah menjadi penyakit eklamsia yang dapat menyebabkan kematian.

Bagaimana memantau saya terkena HDK/ pre-/ eklamsia?

  • Lalukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Bila tekanan darah meningkat, segera konsultasikan ke dokter kandungan Anda. Tekanan darah normal = 120/80 mmHg.
  • Keadaan ini diturunkan. Jadi bila Anda memiliki faktor risiko misalnya ibu atau saudara kandung sempat mengalami keadaan ini, pantau tekanan darah anda setiap hari sejak kehamilan masuk trimester ke2.
  • Waspada bila terjadi peningkatan berat badan yang mendadak (sekitar 8-10 kilo/ minggu)
  • Waspada bila badan bengkak yang tidak menghilang dengan pijat atau dengan istirahat.
  • Waspada bila air kencing berbusa

Apa penyebab dari HDK/ pre-/ eklamsia?

Penyebabnya belum pasti, diduga adanya gangguan sirkulasi dari ibu ke janin. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko HDK/ pre-/ eklamsia adalah:

  • Adanya riwayat keluarga dengan keadaan ini
  • Obesitas
  • Hamil kembar
  • Berusia kurang dari 20 tahun atua leih dari 35 tahun
  • Bayi tabung
  • Terkena hipertensi sejak sebelum hamil

Kembali ke kasus saya dulu…….Sudah 3 hari badan bengkak tidak mengempis…sudah pijat refleksi, meni-pedi, banyak istirahat dengan kaki diangkat… Oohh…kejadian puncaknya adalah saat saya sedang kumpul bersama teman-teman, saya mau berdiri dan kursi —>>> daaann kursinya terangkat karena nyangkut di pinggul saya. Oh malunya…refleks teman-teman menyuruh saya untuk periksa tensi karena takut badan bengkak karena tensi tinggi. Awalnya saya masi berpikir mustahil karena minggu lalu saat senam hamil tensi saya normal. Ehhh…bener aja saat di rumah cek tensi, 160/80 mmHg. Langsung saya hubungi dokter kandungan saya, disarankan untuk datang ke RS, konsultasi dan periksa urin. Sampai di RS tensi saya 180/100 mmHg. Untungnya tidak ditemukan protein dalam urin (kencing tidak berbusa), sehingga saya dikatakan HDK…belum masuk dalam tahap preeklamsia.

Saya dirawat, diberi obat darah tinggi. Besok pagi di USG ternyata plasentanya sudah mengalami pengapuran, yang diduga menjadi penyebab munculnya gejala HDK. Langsung deh diinduksi…nunggu 6 jam dinyakan gagal induksi…akhirnya lahir juga de-bay melalui proses sesar. Yang parah adalah saya naik 30+ kg, bayi saya hanya 2600 gram! Memang bayi dari ibu yang mengalami HDK/ pre-/ eklamsia cenderung kecil karena sirkulasi makanan ke janin terganggu.

Ternyata oma saya pernah keguguran akibat preeklamsia (saya tahu setelah melahirkan), kakak saya yang melahirkan setelah saya juga mengalami preeklamsia.

Belajar dari pengalaman hamil pertama, hamil kedua saya kontrol ke dokter kandungan yang jago menangani preeklamsia, dr. Noroyono Wibowo, SpOG di RSIA Bunda Jakarta. Waaahhh….pemeriksaan saat hamil banyaakkk sekali….vitaminnya juga ekstra banyak, tapi bersyukur kehamilan ke2 saya baik-baik saja. Tipsnya adalah:

  • Makan banyak protein, kurangi makan karbohidrat
  • Ukur tensi setiap hari
  • Minum suplemen yang diberikan dokter secara teratur

Sukseslah kehamilan ke2 berat badan naik 14 kilo, bayi saya 3200 gram yay!!

Have a safe and healthy pregnancy, mommies!

 

 

 

Advertisements
1 Comment »

Baju mungil motif jerapah (saat bayi tidak ikut pulang ke rumah)

Baju menyusui…ada!
Maternity pads…ada!
Disposable maternity pants…ada!
Baju bayi saat keluar RS…ada!

image

Melihat baju bayi yang kecil mungil motif jerapah, lengkap dengan topi, kaos kaki, dan bedong yang senada. Wih…bener-bener gak sabar untuk memeluk dan membawa si kecil pulang ke rumah.

Lengkap sudah tas bersalin,
Siap sedia setiap saat untuk melahirkan dan melihat wajah si kecil.

Oeekk oeekkk!!
Tangisan bayi memenuhi ruangan operasi.
Indahnya saat itu…
Apalagi saat ibu diberi kesempatan untuk memeluk malaikat kecil ku.

Tak sabar rasanya ingin terus memeluknya, membelai kulitnya yang lembut, merasakan genggaman tangannya yang erat.
Namun apa daya nasib berkehendak lain…bayi kecil yang teramat sehat, mendadak sesak nafas dan harus mendapat perawatan intensif dengan berbagai alat bantu.

Ibu yang masih dalam masa pemulihan, seakan tidak sungguh menyadari apa yang terjadi. Yang ia tau hanyalah malam itu hanya ada ia dan suami…malaikat kecilnya sedang berjuang untuk hidup.

Saat ibu pulang ke rumah tanpa si kecil, terasa kehampaan yang amat sangat.
Melihat baju mungil motif jerapah yang dibawa pulang kembali, melihat kasur bayi yang kosong…ibu dihadapkan pada kenyataan yang sangat pahit.

Rupanya kehadiranmu, walaupun masih di dalam kandungan, sudah sangat terasa.
Rumah saat sepi tanpa kehadiranmu, anakku.

Tak ada yang bisa ibu lakukan selain pasrah pada Yang Mahakuasa dan paramedis, berdoa, dan berusaha memproduksi ASI setetes demi setetes demi kesehatanmu.

Sharing pengalaman dari teman-teman yang pernah mengalami nasib yang sama, sungguh sangat menguatkan.
Pertanyaan “Mana bayinya? Kok bisa? Kenapa?” sungguh sangat menyiksa. Ingin rasanya mengucilkan diri.

Hari demi hari terasa sangat lama.
Mengintip malaikat kecilku yang gigih berjuang.
Teringat air mata yang mengalir deras saat ibu punya kesempatan untuk mendekapmu erat.

12 hari berlalu, akhirnya dokter mengijinkanmu pulang.
Sukacita terasa saat membawa kembali baju mungil motif jerapah ke RS.
Betapa indah saat menerima malaikat kecil dalam dekapanku.

Terima kasih Tuhan, Kau telah menemani kami menjalani 12 hari yang sangat berat.
Kami percaya bahwa hanya orang kuat yang diberi cobaan dan tidak ada beban yang melebihi kemampuan seseorang.

4 Comments »

Perbedaan kehamilan pertama dan kedua

Lebih tenang dan santai, namun lebih waspada
Pengalaman pertama selalu lebih mendebarkan, sedangkan pengalaman kedua biasanya dapat dijalani dengan santai karena sudah dapat memperkirakan apa yang dihadapi. Saat hamil pertama, saya mengalami hipertensi dalam kehamilan (tekanan darah mencapai 180/100 mmHg). Untungnya karena belum ada kerusakan organ dalam dan kehamilan sudah cukup bulan (37 minggu), si kecil dapat dilahirkan tanpa hambatan yang berarti.

Hipertensi dalam kehamilan merupakan awal dari preeklamsia (hipertensi dengan kerusakan organ dalam), yang dapat berlanjut menjadi eklamsia (ditambah dengan kejang yang dapat berakhir pada kematian ibu). Anak yang terlahir dari ibu preeklamsia/ eklamsia juga biasanya kecil atau dapat mengalami cacat mental. Pengalaman ini menyebabkan saya mencari dokter kandungan yang ahli dalam hipertensi untuk kehamilan kedua ini. Saya memilih dr.Noroyono Wibowo, SpOG yang berpraktik di RS Bunda Jakarta dan klinik fetomaternal jalan Kimia 5. Jadilah saya menjalani aneka pemeriksaan untuk skrining risiko preeklamsia, dinyatakan kekurangan protein dan vitamin D, lalu mendapatkan bejibun vitamin. Yaaa…memang harus dijalani demi menjaga kesehatan ibu dan bayi.

Tidak sabar menanti jenis kelamin anak
Tujuannya untuk mempersiapkan aneka barang sesuai jenis kelamin. Untung anak kedua ini dinyatakan laki-laki juga jadi saya tidak terlalu kalap belanja barang perempuan. Seandainya dinyatakan perempuan, pasti saya langsung sibuk membuat daftar belanja.

Mendata ulang daftar keperluan bayi, ibu hamil dan menyusui
Mendata ulang, mengumpulkan barang-barang, mencuci baju-baju hamil. Yang paling penting mengumpulkan kembali barang-barang pinjaman.

Lebih cepat merasakan gerakan janin
Gerakan janin hamil pertama terasa saat 4 bulan, yang kedua ini saat 3 bulan. Mungkin karena sudah familiar dengan rasa seperti ada ikan di dalam perut hehehe.

Lebih hati-hati dalam memilih makanan
Saat hamil pertama, semua makanan disantap karena aji mumpung. Alhasil berat badan meningkat drastis dan butuh kerja keras untuk menurunkannya. Kehamilan kedua ini kapok rasanya….apalagi ditambah dengan riwayat hipertensi dan keadaan kurang protein. Jadinya saya sangat selektif memilih makanan….makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat menjadi pilihan.

Leave a comment »

4 produk perawatan wajib punya untuk ibu hamil

image

Hamil lagiiiiiii!!!! Waktunya kembali melengkapi kamar mandi dengan 4 produk terpercaya yang sudah terbukti efektif pada kehamilan pertama:

1. Clarins stretch mark control
Wajib digunakan sejak dinyatakan positif hamil. Waktu hamil pertama naik 30 kg dan bebas stretch mark. Mudah-mudahan yang kedua ini juga bebas ya…. Untuk info lebih detil tentang menggunaan krim anti stretch mark bisa baca disini: https://rahasiakulitanda.wordpress.com/2015/02/12/stretch-mark-pada-kehamilan-lebih-baik-mencegah-daripada-mengobati/

2. Sabun badan tea tree oil Body Shop
Jerawat di badan sering menjadi masalah bagi ibu hamil. Mandi dengan sabun tea tree oil keluaran Body Shop terbukti ampuh untuk menghilankan jerawat di badan. Ini berlaku juga buat jerawat di badan saat gak hamil. Namun untuk sabun mukanya tidak terbukti ampuh di saya, saya lebih memilih cuci muka dengan sabun lembut biasa.

3. Obat kocok jerawat Acne Feldin untuk wajah
Mengingat sabun muka apapun yang digunakan, jerawat di wajah tetap bermunculan, akhirnya obat kocok Acne Feldin menjadi pilihan. Oleskan tipis pada area wajah yang berjerawat 2x/hari setelah cuci muka. Gunakan kapas agar lebih mudah. Waspada: dapat mengiritasi kulit pada orang yang sensitif. Bila kulit memerah, perih, atau gatal pada 2-3x pemakaian, hentikan dan berobat ke dokter kulit.

4. Baby oil
Selama ini saya gak terlalu paham kegunaan baby oil untuk bayi. Justru malah sangat berguna bagi ibu hamil untuk membersihkan puting. Pada puting ibu hamil biasanya akan tampak semacam kerak atau sisik putih. Bersihkan puting dengan baby oil yang diteteskan di cotton bud 2-3x/minggu. Selain membersihkan puting, tindakan ini dipercaya dapat melunakkan puting dan membebaskan jalan keluar ASI sehingga aliran ASI menjadi lebih lancar.

Semoga kehamilan dan persalinan dapat berjalan lancar, tanpa menyisakan stretch mark atau bekas jerawat. ASI pun juga mengalir dengan lancar (amin!).

Leave a comment »

Apa itu baby shower

Baby shower

Biasa dilakukan saat kehamilan menginjak usia 7 bulan…

Biasa dibuat oleh teman-teman wanita dari mom-to-be,
Terutama oleh yang sudah menjadi ibu…
Tujuan utama adalah untuk berbagi pengalaman mengasuh anak…

Tamu membawa kado yang biasanya dibuka saat itu juga,
Kado dapat ditujukan untuk calon ibu atau calon bayi…
Saran: buatlah daftar permintaan kado agar lebih tepat guna,
Perusahaan besar seperti mothercare menyediakan fasilitas wishlist tersebut,
Buka http://www.mothercare.co.id

image

Dekorasi khas untuk menyambut bayi perempuan...pinkish!

Biasanya acara bersifat sederhana dan santai,
Ditemani secangkir teh dan sepotong kue manis…
Dekorasi pun sederhana dan bertemakan ornamen bayi yang lucu,
Sebut saja gajah merah muda, burung hantu bermata besar, sailor, jungle…
Pajangan khas baby shower adalah diaper cake,
Yaitu diaper yang digulung dan disusun bertumpuk sehingga menyerupai kue tart perkawinan

image

Kue tart dengan figurine ibu hamil sedang bersantai di pinggir pantai dan diaper cake di sebelah kanan

Selain ngobrol santai, biasanya ada aneka permainan yang seru…
Lomba tebak jenis kelamin, tebak tanggal lahiran, ide nama anak, dst

Di akhir acara, dapat dibagikan buah tangan untuk tamu yang hadir

Kurang lebih acara ini mirip dengan bachelorette party untuk wanita melepas masa lajang,Dapat dimodifikasi menjadi doa bersama/ pemberkatan…seperti acara nujuh bulanan dalam tradisi Jawa,
Atau sekedar kumpul bersama teman dekat/ keluarga…
Bila jabang bayi sudah terlanjur lahir, dapat dimodifikasi menjadi baby shower dengan membawa anak masing-masing…seperti aqiqah dalam tradisi Islam

Dapat disimpulkan bahwa ini adalah sebuah tradisi yang merupakan wujud sukacita menyambut kelahiran  jabang bayi, serta pentingnya berbagi pengalaman, dukungan moral dan spiritual bagi calon orang tua baru…

Leave a comment »

Menikmati hari-hari bebas untuk terakhir kalinya

Perut sudah semakin besar, serangan sesak nafas semakin sering, kedua kaki bengkak tidak bisa reda dengan mengangkat kaki…semua barang bayi sudah siap, kartu kredit untuk bayar biaya bersalin juga udah siap…apalagi ya yang kurang?

Hari-hari terakhir menjelang persalinan adalah saat yang paling mendebarkan, apalagi untuk kehamilan pertama. Tidak sabar menunggu adanya air mengalir dari sela paha seperti ngompol…atau serangan mukes hebat seperti ingin BAB (buang air besar). Ada kasus teman saya lari ke gawat darurat sambil digendong suami karena kontraksi hebat yang ternyata menghilang dengan BAB besar-besaran. Hahahhaaa memang kasus alarm palsu ini sering terjadi.

Di minggu-minggu menjelang persalinan, saya sempat tidak bisa tidur karena menantikan “alarm”. Suatu hari teman saya yang sudah beranak 2 mengingatkan bahwa bila sudah tiba saatnya, semua calon ibu akan tahu. Lagipula tidurlah dengan nyenyak, nikmati hari-hari terakhir bebas tangisan si kecil. Setelah saya pikir-pikir…benar juga! Jadilah saya mencari kegiatan yang menyenangkan untuk menyingkirkan kecemasan. Beberapa hal yang asik untuk dilakukan adalah:

Nonton bioskop bersama suami
Hehehe….setelah si kecil terlahir ke dunia, nonton bioskop menjadi hal yang sangat langka. Apalagi saya tidak mau membiarkan si kecil hanya berdua dengan penjaganya. Tontonlah film sebanyak mungkin, kalau perlu lakukan movie marathon.

Potong rambut
Saat persalinan, apalagi bila normal, rambut pasti acak-acakan karena kontraksi yang luar biasa. Belum lagi dengan erangan, teriakan, dan keringat yang membanjir… Ditambah dengan mudahnya kepanasan dan keringatan seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, serta waktu menyusui… Rambut pendek merupakan pilihan yang nyaman. Walaupun bentuk wajah saya kurang cocok dengan rambut pendek (apalagi wajah membulat seperti donat), saya tetap memotong rambut sependek mungkin karena bulan-bulan pertama setelah melahirkan pasti tidak sempat mengurus rambut, apalagi ke salon. Errr…walaupun ada sih teman saya yang hari pertama setelah melahirkan langsung mem-blow rambut dan berdandan lengkap…

Mengecat rambut?
Ibu hamil sering bimbang…bolehkan mengecat rambut saat hamil? Boleh kok…asal memilih metode highlight yang hanya mewarnai sebagian rambut dan rambut tidak diwarnai sampai ke akar.

Perawatan rambut dan kuku
Nikmatilah selagi masih ada waktu… Hindari pemakaian cat kuku warna ataupun transparan karena dapat mengganggu pemasangan alat untuk mengecek kadar saturasi oksigen. Alat ini hanya dipasang pada ibu yang akan menjalani operasi Caesar…walaupun rencana melahirkan normal, siapa tau akhirnya Caesar kan?

Pijat badan, pijat refleksi
Pijat badan dapat membantu melemaskan otot yang sudah bekerja keras membawa perut besar berisi bakal si kecil. Tedapat beberapa tempat pijat yang menyediakan jasa khusus untuk ibu hamil. Saya tidak terlalu menikmati pijatan saat hamil karena dipijat dalam posisi tidur miring.

Pijat kaki, seperti refleksi, dapat membantu meredakan bengkak. Waspadalah pada bengkak di kaki yang tidak mereda dengan pengangkatan kaki atau dengan pijatan dalam 24 jam…mungkin terjadi peningkatan tekanan darah. Segera ke dokter kandungan untuk memeriksakan kondisi Anda.

Hilangkan rambut daerah kemaluan
Menjelang persalinan, perawat akan mencukur rambut di daerah kemaluan untuk mempermudah proses persalinan. Hal ini berlaku untuk persalinan normal dan Caesar. Dalam persalinan normal dilakukan untuk mempermudah menilai pembukaan, proses keluarnya bayi, dan tindakan episiotomi (pemotongan kulit untuk memperluas jalan lahir). Sedangan untuk Caesar dilakukan untuk mempermudah proses pemasangan kateter. Rambut dapat dihilangkan dengan menggunting, mencukur, atau waxing. Bagi Anda yang memilih tindakan waxing, lakukan secara berkala (biasanya 1x/bulan) sejak menginjak trimester ketiga.

Saat menjelang persalinan, saya berencana untuk melakukan waxing, namun ada seorang teman yang bersikeras untuk ikut serta. Apa daya teman ini sibuk sekali sehingga rencana tertunda terus. Akhirnya saat Blackberry mengingatkan bahwa ada janji waxing hari ini, saya sudah terkapar di ruang rawat dalam kondisi perawat sedang mencukur daerah tersebut. Ggrrrr….geram sekali rasanya.

Ikut senam hamil
Senam hamil diperuntukan bagi ibu hamil trimester 2 ke atas yang berencana untuk melahirkan secara normal. Jasa senam hamil dapat ditemukan di beberapa rumah sakit bersalin atau di sanggar senam khusus. Saya sarankan untuk bayar per kali datang (jangan ambil paket bayar di muka) karena kita tidak akan pernah tau kapan si kecil akan keluar. Saat itu saya bayar untuk 3x senam, saat petugas mengingatkan untuk senam yang ketiga, si kecil sudah berada di dalam pelukan saya. Rugi deh…

Persiapkan alat makan sekali pakai
Tips ini berlaku bagi pasangan muda yang tidak memiliki pembantu, penjaga bayi, atau anggota keluarga lain. Kehadiran si kecil yang membutuhkan banyak perhatian dan banyak botol susu, bisa membuat ibu muda sakit kepala karena banyak urusan, termasuk urusan cuci mencuci peralatan makan. Penggunaan alat makan sekali pakai akan sangat membantu mengurangi pekerjaan dan stress. Walau kurang ramah lingkungan, tapi kan hanya sementara saja. Kalau perlu siapkan daftar menu pesan antar untuk kemudahan.

Nongkrong bareng teman-teman
Mumpung cuti sudah dimulai dan si kecil masih meringkuk manis di dalam perut, manfaatkan waktu untuk berkumpul bersama teman-teman. Hal ini akan menjadi langka juga saat si kecil sudah lahir.

Selamat menikmati kebebasan!

Leave a comment »

Ingin tantangan seumur hidup?

Apakah Anda termasuk orang yang sering tidak puas dengan apa yang telah Anda capai? Hidup ini kurang menantang? Sukses dalam pekerjaan tapi merasa ada yang hilang?

Cobalah untuk punya anak…. punya anak adalah pengalaman luar biasa yang merubah hidup saya. Perubahan demi perubahan, tantangan demi tantangan tak kunjung berhenti sejak si kecil keluar dari perut saya. Mulai dari cara ganti popok, rawat tali pusat, kubur ari-ari, menyusui yang benar, cari tempat penitipan anak, sampai ke aneka tingkah onar para babysitter.

Seru deh! Benar2 kehidupan yang tidak dapat dibayangkan, hanya dapat dirasakan sendiri.

Berani mencoba tantangan ini?

Leave a comment »