hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Tips naik kereta api cepat (shinkansen) di Jepang

Siapa yang gak kepengen naik kereta yang bentuknya super cantik, warnanya indah, sangat bersih dan super cepat

Review tentang membeli JR pass untuk keliling Jepang udah banyak, tapi bagaimana kalau mau beli tiket shinkansen yang hanya satu kali jalan (one way) atau pulang-pergi (round trip). Begini langkah-langkahnya:

  • Putuskan tujuan
  • Buka website JR, cari rute yang diinginkan, lalu pelajari tempat untuk membeli tiket tersebut. Sebenernya bisa beli online, tapi karena saya pemula, saya lebih memilih untuk beli langsung di konter agar tidak salah. Karena harga tiket shinkansen kan mahal loh.
  • Putuskan mau beli tiket dasar saja (basic ticket) atau mau beli tiket tambahan (super ticket). Tentunya tiket tambahan = nambah biaya lagi. Super ticket macam-macam, cuma yang wajib dibeli adalah reserved seat ticket, supaya udah tau pasti kursinya yang mana. Apalagi kalau jalan-jalan bawa anak yaaa….gak bisa deh terlalu nekad beli tiket dasar tanpa nomor kursi dan hanya berharap pada nasib dapat duduk bersebelahan.
  • Putuskan tanggal dan jam pergi dan pulang
  • Cek estimasi harga
  • Beli deh tiketnya di kounter

Beberapa tips di saat mengendarai shinkansen

Ikutin penunjuk jalan dengan tulisan “shinkansen” atau gambar shinkansen

Begitu sampai stasiun, ikuti petunjuk jalan dengan tulisan “shinkansen” atau gambar shinkansen. Biasanya stasiun yang ada shinkansen besar-besar dan takut nyasar. Kemarin saya pergi dari Tokyo Station yang besarnya luar biasa, cuma penunjuk arahnya jelas kok.

Saat masuk gerbang tiket otomatis

Perhatikan bahwa ada 2 gerbang yang harus dilewati. Kalau lambang 1 tiket, cukup masukkan basic ticket. Kalau lambang 2 tiket, masukan tiket basic dan super bersamaan. Jangan lupa untuk ambil tiket di ujung mesin otomatis. Di akhir perjalanan, saat Anda mencapai tempat tujuan, tidak ada tiket yang dapat diambil lagi. Jadi untuk pengoleksi tiket, tiket shinkansen Anda akan tertelan oleh mesin. Solusinya: difoto dulu aja untuk kenang-kenangan. Untuk info lebih lanjut tentang gerbang, klik disini.

Boleh gak sih makan di dalam shinkansen?

Sangat boleh. Di stasiun dijual banyak sekali bento yang sangat menarik. Apalagi ada bento shinkansen yang wadahnya bisa jadi souvenir. Di dalam shinkansen juga dijual beberapa snack, tapi kurang menarik. Lebih asik belanja di stasiun.

Shinkansen bento

Apa aja yang gak boleh dilakukan di dalam shinkansen?

  • Gak boleh nyerobot pas antri masuk. Cek di tiket, Anda di gerbong nomor berapa, lalu antrilah persis di depan gerbong tersebut. Ada jalur antrian 1 dan 2. Jalur antrian 1 masuk duluan, baru jalur antrian 2.
  • Gak boleh berisik. Boleh ngobrol seadanya dan gak boleh keras-keras.
  • Gak boleh pasang dering di HP
  • Gak boleh terima telpon di gerbong kursi. Kalau mau terima telpon, bisa pindah ke gerbang yang ada toiletnya.
  • Gak boleh dudukin kursi orang lain, apalagi kalau di gerbong reserved seat. Duduk manis, jangan angkat kaki atau tiduran ke kursi depan atau kursi sebelah.
  • Gak boleh ketiduran atau terlambat keluar dari kereta. Karena shinkansen ini gak cuma jalannya yang cepat, stop di stasiunnya juga cepat sekali. Bahkan kereta sudah bergerak sebelum semua penumpang duduk! Jadi saat diinfo sebentar lagi tiba di stasiun tujuan, buru-buru bawa semua barang dan antri di pintu keluar.

Bagian dalam kereta

Apa aja fasilitas di dalam shinkansen?

  • Kursi duduk yang nyaman, head rest bisa di naik-turunin
  • Meja yang luas
  • Chargeran di kursi duduk
  • Toilet super besar dan canggih
  • Makanan dan minuman
  • Heater….untuk yang pergi winter, di dalam kereta hangat kok

Ya kira-kira begitu. Agak ribet, tapi sangat berkesan untuk anak-anak. Bagaimana gak berkesan, kereta bergerak dengan kecepatan 240 km/jam! Mulus! Saya ambil perjalanan yang hanya 1 jam waktu tempuhnya agar anak-anak masih bisa dikendalikan.

Advertisements
Leave a comment »

Jangan antri fass pass saat ke Tokyo Disneyland/ Disneysea : tips & trik membawa 2 anak usia 7 dan 3.6 tahun

Excited membayangkan liburan ke Tokyo Disneyland/ Disneysea dengan si kecil? Pasti lah ya…biaya tiket pesawat, hotel dan tiket masuk Disneyland kan gak murah, jelas harus dimaksimalkan. Oyaaa yang dibahas disini masih secara umum yaaa…jadi berlaku untuk kedua taman… Disneyland atau Disneysea. Hari pertama saya ke Disneyland, hari kedua ke Disneysea.

Monorail Disney yang penuh dengan atribut mickey mouse (kereta disney resort line)

Oke…flashback ke 3 bulan yang lalu saat saya mulai browsing ke website resmi tokyo disneyland, bacain review dan video di youtube…saya suka review TDRexplorer. Lalu makin excited ngeliat daftar atraksi, daftar rides, fass pass, daftar makanan, daftar parade. Wih pengen dijalanin semua. Udah bikin daftar yang mau dilakukan…cuma akhirnya eng ing eeennggggg… rencana tinggal rencana. Hahahaha gak seindah saat bawa 1 anak ke Hong Kong Disneyland/ Anaheim Disneyland. Bukan salah lokasi Disneylandnya, cuma 2 anaknya ini. Oke deh saya mulai ya sharingnya.

Tentukan tanggal pergi di hari yang relatif sepi. Jam masuk dan keluar taman juga diperhitungkan.

Hindari tanggal libur internasional, libur lokal Jepang dan weekend karena biasanya Disneyland akan padat sekali dengan pengunjung. Kunjungan saya ke Tokyo dari tanggal 18-26 Desember. Saya memilih ke Disneyland tanggal 19 yang sejauh mungkin dari natal…dan ternyata emang belum terlalu ramai.

Sesuai dengan saran dari TDRexplorer, kami masuk 2 jam setelah jam Disneyland buka, dan bubar sekitar jam 6 sore sebelum fireworks show… gak antri tuh keluar dan masuk taman. Lagipula bawa anak kecil-kecil, gak kuat juga pergi kelamaan.

Beli tiket online (jauh) sebelumnya

Begitu tiket pesawat dibeli, segera beli tiket Disneyland…karena tiket online bisa sold out juga loh. Dan kalau antri beli tiket on the spot sangat lama (buang-buang waktu).

Saya membandingkan antara traveloka dan klook. Saat itu jatuhnya lebih murah traveloka. Pengambilannya pun mudah, namun harus diambil di maihama station, baru ke Tokyo Disneyland station naik disney resort line.

Bawa stroller!

Sempet bingung bawa stroller atau gak ya?? Karena takut ribet di kereta dan di Disneyland. Jawabannya adalah BAWA BAWA BAWA! Jangan ragu lagi…karena seluruh stasiun di tokyo disney resort ada lift. Di taman rekreasi pun tersedia parkiran stroller. Jangan taruh barang berharga di stroller agar bisa ditinggalkan begitu saja di tempat parkir.

Parkiran stroller selalu tersedia di depan wahana

Semua taman Disneyland besar, jadi capek juga dijalani dengan kaki-kaki kecil. Saya pergi 2 anak dengan 1 stroller, ada juga rebutan! Karena selain gak capek, duduk di stroller + diselimutin nyaman sekali kan…namanya juga lagi winter.

Hari pertama saya hanya bawa 1 stroller, oh its a disaster! Yang kecil duduk di stroller, yang besar kecapean jalan… berhenti dulu dan minta snack ini itu. Kalau yang besar yang duduk di stroller, yang kecil kabur-kaburan atau minta gendong.

Stroller sewaan. Kursinya motif mickey mouse. Ada kartu dengan nama anak yang bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan.

Hari kedua sewa 1 stroller tambahan. Hanya dengan Y 1,000 atau Rp 134.000, hidup jadi 1000x lipat lebih indah dan waktu jadi jauh lebih efisien. Syarat pengguna stroller harus tinggi badan dibawah 100 cm dan berat maksimal 15 kg. Jadi sudah pasti si kecil yang duduk di stroller sewaan.

Antri fast pass (FP)?

Jadi di Tokyo Disneyland, ada yang namanya fast pass…khusus untuk beberapa rides yang banyak peminat. Cara ambil fast pass adalah:

  1. Pelajari rides apa yang ada fasilitas fasr pass
  2. Datang ke mesin fast pass dekat dengan rides tersebut. Akan ada tulisan mengenai jam berapa pemilik tiket fast pass harus kembali untuk mengantri masuk rides.
  3. Bila jam untuk kembali sesuai dengan rencana, scan tiket masuk disneyland, lalu tiket fast pass akan keluar
  4. Silahkan jalan-jalan lalu kembali di lokasi pada jam yang ditentukan

Setiap tiket hanya bisa mengambil fast pass 1x dalam 2 jam. Jadi misalnya sudah ambil 1 tiket fast pass di jam 10, baru bisa ambil fast pass lagi jam 12.

Jadiii kalau bawa 2 anak kecil, worth it gak antri fast pass? SUPER ENGGAK! Karena harus balik ke lokasi sekitar 2 jam setelah tiket fast pass diambil. Lalu pemilik tiket FP antri juga loh…walau antrian gak sepanjang pengunjung regular.

Pilih maksimal 2 wahana dengan fasilitas FP yang paling diminat si kecil, lalu antrilah secara regular

Jadi akhirnya saya memilih 2 buah wahana FP, antri regular saja…sabar-sabar deh. Toh bawa anak kecil gak mungkin bisa naik banyak rides. Saya berhasil naik 2 wahana FP yakni Monster Inc (nunggu 40 menit dan Space Mountain nunggu 60 menit) dan 3 wahana non-FP.

Kesannya sedikit kan total 5 wahana, tapi si kecil udah senang luar biasa. Toh hiburan lain di Disneyland kan banyak…ada parade, foto dengan karakter, dan aneka makanan super unik!

Antri lotre gak?

Gak ussaaahhhh karena belum tentu saat pertunjukan berlangsung, si kecil siap untuk menonton (misalnya si kecil minta makan, mau ke WC, atau ķetiduran. Lagipula anak kecil kalau kebanyakan nonton show, ngantuk deh.

Antrian lotre di pagi hari

Jadi lotre itu tuh semacam coba-coba kehokian untuk mendapatkan tiket masuk ke beberapa show tertentu. Daftar show yang menyediakan fasilitas lotre dapat di cek di website resmi Tokyo Disneyland. Oya antrian buat lotre juga panjangannya amit-amit loh…jangan dikira sepi.

Apa antrian yang sepi di Tokyo Disneyland/ Disneysea?

Gak ada! Naik rides, antri foto, beli popcorn, beli makanan berat, main di arcade, bahkan untuk ke toilet aja antri. Tinggal kita bisa pinter-pinter atur waktu….makan di saat belum jam makan atau sesudah jam makan, antri foto saat sedang ada parade. Ya pinter-pinter cari waktu…kan gak seemmuuaaaaaa event harus kita lihat.

Sempet cobain FP

Di Disneysea (hari ke2) akhirnya saya sempet cobain ambil tiket FP untuk nemo and friends searider. Iseng-iseng aja….padahal antrian standart juga cuma 30 menit. Dapat giliran tidak terlalu lama (90 menit sejak ambil tiket FP).

Tuh contoh tiket fast pass. Jadi harus balik di jam yang tertera di tiket fast pass. Masih harus antri tapi gak selama tanpa fast pass. Tiket bergambar miki di bawah itu tiket Disneysea yang harus dipakai untuk mengambil tiket fastpass.

Itu untuk wahana nemo…coba untuk wahana yang laris manis banget seperti toy story mania atau indiana jones … wah jam 3 sore tiket FP juga sudah habis!

Boleh bawa makanan dan minuman

Ke dalam taman boleh bawa makanan dan minuman. Jadi kalau mau hemat, bawa makanan sendiri…karena harga makanan dan minuman disana mahal.

Saya sih gak mau repot bawa macam-macam, jadi udah siapin budget untuk beli makanan di dalam taman selama 2 hari. Dan emang sengaja beli makanan yang lagi special edition + dapat souvenirnya untuk dibawa pulang. Saya pikir daripada beli souvenir khusus di toko, mending beli souvenir yang sekalian dapat makanan hehehhe. Manalagi makanan edisi special biasanya enak-enak. Nih contoh makanan yang saya beli + beberapa ada souvenirnya.

Selamat menikmati perjalanan ke Tokyo Disneyland/ Disneysea bersama si buah hati. Yang penting jangan ambisius untuk ikut banyak wahana, nonton banyak show, atau foto dengan banyak karakter kalau ke taman cuma 1 hari. Kalau emang demen banget, mending habiskan waktu 3 hari di 1 taman.

Leave a comment »

Waspada belanja barang TAX FREE di Jepang

Mau belanja barang di Jepang? Tergiur dengan poster-poster DUTY FREE di depan toko? Harus waspada loh… kenapa?

Banyak banget toko yang majang tulisan tax free. Sangat menggiurkan.

Banyak toko di Jepang menawarkan fasilitas duty free

  • Duty free diurus langsung di toko, gak usah urus di airport
  • Mulai dari toko mainan, toko baju, toko jual alkohol, toko kosmetik, supermarket, sampai farmasi semua menawarkan duty free

Menarik kan…cuma harus diketahui bahwa semua barang yang dibeli bebas pajak (duty free) TIDAK BOLEH DIGUNAKAN DI JEPANG. Ini penting sekali. Jangan sampai beli keperluan sehari-hari seperti popok bayi, tisu, sikat gigi, makanan…ternyata gak boleh dipakai selama di Jepang. Namanya juga bebas pajak, jadi harus digunakan di luar Jepang.

Memang gak ada yang bakal meriksain, namun saat membeli barang, pelanggan diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang menyatakan kan tersebut. Barang duty free akan dikemas langsung oleh petugas di toko, jadi tinggal masuk koper.

Adapun syarat-syarat membeli barang duty free adalah

  • Ada minimal jumlah pembelian. Cek minimal pembelian di setiap toko. Rata-rata minimal Y5,000.
  • Harus membawa passport. Jadi bawalah passport kemanapun. Jepang negara yang relatif aman kok.

Tuh semua copy struk belanja barang bebas pajak distaples di passport. Tebel deh passport.

Jangan sampai beli mainan untuk menghibur anak selama perjalanan, eh ternyata cuma boleh dibuka di Indonesia…. dan jangan lupa kalau beli barang besar dalam kardus, kardusnya harus muat dalam koper… karena kardusnya aja gak boleh dibuka di Jepang.

Jadi waspada yaaa…jangan sampai salah langkah. Barang yang dibeli bebas pajak untuk dipakai di Indonesia, yang untuk dipakai di Jepang bayar terpisah dan dikenakan pajak.

Leave a comment »

D’Ranch Puncak : tempat hiburan anak dan keluarga BARU di Puncak

Awalnya terdapat keraguan untuk mampir ke D’Ranch Puncak karena saya rada kurang puas dengan D’Ranch Bandung. Ya namanya juga cabang…pasti dibandingkan dengan pusatnya. Ternyata D’Ranch Puncak jauh lebih bersih dan lebih teratur daripada yang di Bandung.

Jadi setiap mobil dan orang yang masuk ke kawasan parkir, sudah langsung dikenakan biaya tiket. Selain untuk masuk ke dalam kawasan, tiket juga dapat digunakan sebagai voucher diskon makan di restoran atau dapat ditukar dengan susu segar di konter khusus.

Tempat ini sangat instagrammable. Banyak sekali pojok-pojok cantik bernuansa alam pedesaan, alam di jaman kerajaan Eropa, dan alam di negeri Hobbit. Hehehhe udah gak perlu dipertanyakan lagi kan kenapa tempat ini wajib didatangi. Kalau mau foto-foto, saran saya datang persis saat jam buka sekitar jam 9 pagi agar masih sepi. Saya datang jam 9 masih sepi sekali, saya pulang jam 11.30… WOW ramenya mulai kayak pasar.

Aktivitasnya juga banyak dan menarik, sayang semua harus bayar lagi. Untuk naik kuda saja, anak menggunakan topi dan luaran seperti penunggang kuda sungguhan. Untuk memanah target, anak menggunakan topi dan luaran semacam robin hood. Seru kan…dan sangat instagrammable!

Aktivitas lain yang gak kalah seru adalah memancing ikan (ada ikan mainan dan ikan beneran, harga sama), menyusui anak sapi, memanah sungguhan, naik delman, rabbit hole, dan mungkin ada aktivitas lain yang terlewat.

Saat masuk ke area D’Ranch, barang bawaan tidak diperiksa dan sepertinya tidak ada larangan untuk membawa makanan dan minuman dari luar. Ada beberapa area untuk bisa duduk-duduk makan. Bahkan ada lapangan luas yang diberi nama lapangan putri malu bisa untuk piknik. Waktu saya kesana ada rombongan yang pakai untuk lomba dan piknik…namun kalau untuk rombongan, mungkin harus ada ijin khusus. Sangat disayangkan lapangan putri malu gak ada tanaman putri malunya…atau saat saya datang semua sedang menguncup.

Restoran ada beberapa. Yang besar di area pintu masuk dan menjual aneka macam makanan. Lalu ada restoran pizza di area atas di area Hobbit. Ada beberapa kios kecil yang menjual aneka kudapan manis atau jual tahu susu. Susu segar yang ditukar dengan tiket masuk, rasanya sangat segar dan enak…tidak terlalu manis. Saya suka rasa coklat dan strawberry. Yang plain bener-bener tawar dan bau susu banget. Saya gak nyobain restorannya karena udah keburu rame, jadi pindah deh ke restoran di luar D’Ranch. So far pengalaman D’Ranch Puncak sangat menyenangkan. Pasti akan kembali lagi!

Leave a comment »

Hotel review: Royal Tulip Gunung Geulis

Kali ini saya coba menginap di Royal Tulip Gunung Geulis yang juga menjadi tujuan favorit keluarga dengan anak. Berhubung anak-anak libur sekolah hari Senin, kami pergi hari Minggu, kembali ke Jakarta hari Senin….sengaja menghindari kepadatan Puncak di akhir minggu. Berikut acara kami:

Langsung aja ke review hotelnya yaaa….. dimulai dari positifnya dulu:

  • Lokasi gak terlalu jauh dari pintu keluar tol puncak, jadi gak terlalu kena macet
  • Hotelnya berarsitektur modern dan begitu lihat bangunannya langsug terasa hommie
  • Pelayanan memuaskan mulai dari resepsionis, restoran, pelayanan kamar dan kolam renang
  • Breakfast enak sekali, pilihan menu banyak
  • Ada water slide atau perosotan air untuk anak
  • Setiap weekend ada outsourcing outdoor activities seperti flying fox
  • Ada indoor playroom yang di foto keliatan besar banget, ternyata super imut hahahha ketipu deh
  • Ada kolam renang umum, khusus anak dan khusus dewasa

Indoor playroom yang ternyata super imut

Malam hari yang minim penerangan

Nah sekarang dari kekurangannya:

  • Yang paling fatal adalah kolam renangnya yang tidak terawat dengan baik. Sudut-sudut ubinnya tajam, ubin lepas-lepas dan kolam renang banyak tangga-tangga tak terlihat. Alhasil kaki luka-luka memar karena ketabrak ujung tangga atau ujung ubin. Lalu kolam renangnya butek dan kotor banyak daun kering.
  • Ruang gerak di hotel ini sangat terbatas, jadi tidak ada area outdoor dimana anak-anak bisa berkumpul bersama untuk sekedar bikin permainan jadul seru-seruan. Kami sempat bikin acara lomba bawa telur plastik di atas sendok. Bikin di selasar samping restoran saking tidak ada tempat lain….eh ditegur karena itu merupakan area umum. Padahal tamu hotel ya cuma kita…
  • Ada area voyage di deket resto, cuma kalau malam hari penerangan sangat minim. Akhirnya dengan terpaksa anak-anak bermain lari-larian disitu setelah dinner (ya karena gak ada tempat main lain). Akibat gelap-gelapan, anak-anak saling tabrakan, ada yang nangis dan ada yang lecet + memar.
  • Harga makanan disini mahal, tapi enak. Jadi untuk menikmati hotel, siapin kocek banyakan dikit deh ya. Kalau mau hebat bisa gojek juga dan makan di kamar.
  • Indoor playroom nya mengecewakan karena ternyata sangat kecil.
  • Lokasi hotel sangat terisolasi dari keramaian, 10 menit naik mobil dari jalan raya. Jadi susah kemana-mana & fasilitas hotel yang minim

Yang paling menyenangkan dari hotel ini ya cuma breakfastnya

Instagramable banget jadi lebih cocok untuk geng cewe-cewe

Yaaaaa begitulah nasib bawa anak banyak. Jadi kesimpulannya hotel ini okelah untuk 2 days getaway karena lokasinya yang relatif dekat. Cuma malam hari bener-bener bikin anak kecil mati gaya karena gak bisa menikmati hotel karena minimnya penerangan dan lokasi hotel yang terisolasi jadi kalau mau keluar harus pakai mobil.

Will I come back? Yes boleh banget…cuma siap-siap malam hari ngendon aja di kamar atau di resto bawa setumpuk mainan anak yang bisa dimainin di indoor. Semalam aja cukup. Ambil kamar suite yang dapat akses ke afternoon tea.

Sebenernya hotel ini lebih cocok untuk girls’ or mommies’ weekend getaway. Jadi yang kerjaannya duduk santai sambil catch up, lalu foto-foto cantik. Malam bisa menikmati udara bersih, pemandangan cantik di malam hari, sambil menghirup segelas wine.

Review The Ranch puncak menyusul yaaaa…

Leave a comment »

A very short trip to GUNUNG BROMO

Baca-baca mengenai perjalanan ke gunung Bromo…akhirnya saya jalani juga bersama teman-teman. Berikut info dan tips sederhana yang bisa saya bagikan.

  • Untuk mencapai gunung bromo bisa ditempuh dari Surabaya (sekitar 3 jam naik mobil) atau dari Malang (sekitar 1 jam naik mobil).
  • Apapun transportasi yang dipilih, akan ada 1 titik di kawasan bromo-tengger-semeru dimana semua alat transportasi harus parkir dan diganti dengan jip. Hal ini disebabkan medannya terlalu sulit bila tidak dijalani dengan jip. Jalanannya beraspal, namun naik-turunnya sangat curam.
  • Jip akan berhenti di salah satu dari dua titik untuk menikmati sunrise. Titik pertama yang terletak lebih rendah adalah pananjakan 2 atau bukit cinta. Kemarin kami hanya sampai pananjakan 2 karena keterbatasan waktu. Titik kedua terletak lebih tinggi dan tentunya pemandangan lebih cantik, disebut dengan pananjakan 1.
  • Setelah selesai menikmati sunrise, jip melaju ke area lainnya, yakni ke kaki gunung bromo. Dari kaki gunung bromo bisa jalan kaki/ naik kuda menuju ke puncak gunung untuk melihat kawah gunung bromo. Kemarin kami tidak menjalani ini karena keterbatasan waktu.
  • Pemandangan lain adalah pasir berbisik dimana terdapat hamparan pasir yang sangat luas dan bila dalam keadaan hening dapat terdengar suara hembusan pasir seperti sedang berbisik. Ada juga bukit teletubbies yang tidak sempat kami kunjungi.
  • Makanan : gak usah takut karena di rest area, di pananjakan dan di kawasan pasir terdapat banyak penjual makanan. Makanannya yang hangat-hangat seperti indomie rebus dan bakwan malang.
  • Toilet : banyak dan bersih. Cuma sayangnya harus membayar antara 3000-5000 rupiah/kali ke WC. Lumayan mahal kan buat yang beser.

Dari pananjakan 2 atau bukit cinta

Area warung di pananjakan 2 tempat jip parkir

Jadwal kami kemarin yang diatur oleh Royale Travel :

  • Jam 10 malam dijemput di hotel di Surabaya naik hi-ace. Sudah dengan pakaian baju hangat 1 atau 2 lapis.
  • Jam 1 pagi tiba di rest area kawasan bromo-tengger-semeru. Menunggu jip sambil meregangkan badan dan ke toilet. Makan snack yang disediakan travel agent.
  • Jam 01.30 dijemput jip kapasitas 6 orang lalu menuju pananjakan 2. Perjalanan lumayan lama loh hampir 2 jam. Padahal jipnya ngebut.
  • Jam 03.30 tiba di area pananjakan 2. Menunggu di warung indomie sambil minum tolak angin karena saya mual-mual.
  • Jam 04.30 jalan kaki dan naik tangga menuju titik untuk melihat sunset. Langit masih sangat gelap dan hitam. Mendaki harus perlahan-lahan dan banyak istirahat agak tidak terkena mountain sickness akibat perubahan tekanan oksigen yang terlalu mendadak. Di puncak pananjakan 2 ruame habis ternyata. Kalau tiba udah pas-pasan seperti tim kami, tidak perlu menyewa tikar untuk duduk-duduk.
  • Jam 05.30 sang surya yang dinanti-nanti muncul juga. Cantiknya tak terbayangkan.
  • Setelah itu kami menuju ke kaki gunung bromo dan pasir berbisik untuk berfoto, lalu kembali ke rest area, pindah ke hi ace, lalu jalan balik ke Surabaya. Di tengah jalan mampir restoran rawon nguling yang tersohor.
  • Jam 12 kami kembali ke hotel

Warung indomie

Perjalanan ini sangat singkat. Normalnya bila seluruh objek wisata didatangi, jam 4 sore baru kembali ke Surabaya.

Anak tangga yang harus didaki untuk menuju sunrise spot di pananjakan 2

Sunrisseeee

Bagaimana dengan pakaian? Di puncak gunung dingin…kemarin cuaca mencapai 5 derajat. Di pananjakan 1 bisa 0 derajat. Jadi harus berpakaian yang cukup tebal.

  • Gunakan long john atau baju hangat tipis di paling dalam (atasan dan bawahan)
  • Tambahkan 2 lapis baju di atas lalu jaket
  • Celana cuma 2 lapis (long john dan 1 celana lain)
  • Sarung tangan wajib
  • Kaos kaki tebal dan sepatu yang nyaman untuk jalan
  • Penutup kepala, telinga dan hidung (karena pasir bisa masuk ke hidung)

Sekian info dari saya. Kalau perlu travel bisa hubungi pak Kamroni di +62811370643. Pelayanan profesional, tur guidenya ramah dan bisa motretin kami dengan bagus. Bawa kamera besar jadi hasil fotonya bagus-bagus.

Leave a comment »

Little Boss Play and Eat : New Concept of Family Entertainmentin One Large Area Best in Town

Di Mal Taman Anggrek ada tempat main anak baru, namanya Little Boss. Konsepnya tempat main dan restoran. Jadi dari restorannya, orang tua bisa ngawasin anak-anaknya main. Ada batasan tinggi badan, jadi gak ada risiko anak kecil ketimpa/ kalah main sama anak yang besar.

Bisa duduk di restoran sambil ngawasin anak-anak. Di area restoran gak perlu buka sepatu.

Lorong masuk ke tempat mainnya aja seru. Ada bulatan-bulatan di lantai yang dipijak bisa mengeluarkan suara.

Akhirnya si kakak bisa sepuas hati “memainkan” shinkansen si pengantar makanan. Tentunya si kakak jadi little chef yang nyusun-nyusun makanan lalu ngirim makanan ke pelanggan. Seru banget. Mainannya juga banyak, bervariasi dan bersih. Petugas yang stand by banyak. Lalu ada aktivitas gratis untuk anak, misalnya cooking class, bubble show, dan aneka lomba lain.

Cooking class

Little boss hanya boleh untuk anak dengan tinggi badan dibawah 120 cm. Lalu diatas 1 tahun sudah bayar full. Harganya 130rb/anak termasuk 1 pendamping, untuk 3 jam. Kalau jadi member lebih murah.

Restoran bertema shinkansen

_________________________

Little Boss Play & Eat

Mall Taman Anggrek lantai 2

Website: http://littleboss.id

Leave a comment »

Makan pagi dijemput gajah : hanya di hotel Taman Safari Bali

Hal pertama yang bikin saya tertarik menginap di taman safari Bali adalah : makan pagi dijemput gajah. Emang naik gajah bisa di taman safari puncak. Cuma kan beda sensasinya kalau dijemput untuk makan pagi. Dan ternyata menginap di MARA RIVER SAFARI LODGE – hotel di taman safari Bali – jauh lebih menyenangkan daripada sekedar dijemput gajah.

Reservasinya mudah melalui website resmi. Dari websitenya bisa dipilih jenis kamar yang diinginkan dan tertulis dengan jelas fasilitas yang termasuk. Saya memilih tembo family room karena 1 unit terdiri dari 3 kamar yang sesuai dengan grup saya. Fasilitasnya banyak sekali yakni:

Rupanya hotel ini terletak di dalam kawasan taman safari. Jalan kaki dadi hotel ke taman safari hanya memakan waktu kurang dari 5 menit. Begitu masuk taman safari, kita langsung sampai di area petting zoo. Di kawasan ini, anak-anak bisa berinteraksi dengan binatang-binatang peliharaan yang jinak. Disediakan makanan untuk diberikan ke binatang dengan harga 20rb/ ikat.

Taman safari juga gak luas…bisa dijalani dalam waktu 1 hari. Keunggulan dari menginap di hotel taman safari adalah bisa keluar masuk taman safari sesuka hati. Cocok banget untuk keluarga yang suka alam dan suka binatang.

KOLAM RENANG

Ada 2 fasilitas kolam renang yang dapat digunakan: 1 dinamakan kiboko pool yang terletak di dalam area hotel & 1 lagi waterpark yang terletak di dalam taman safari. Keduanya unik dan punya ciri khas tersendiri. Berenang di kiboko pool dengan latar belakang hutan afrika dimana badak dan zebra bebas berkeliaran – dimana lagi bisa begini? Ada pool bar juga untuk santai-santai sambil menikmati minuman dingin.

Kalau waterpark harus berjalan kaki dari hotel sampai ke ujung taman safari dekat pintu masuk kebun binatang…lumayan jauh sekitar 10 menit. Waterparknya seru banget untuk anak-anak.

KAMAR

Untuk kamarnya…ternyata kamarnya cukup bersih untuk model villa dengan atap ilalang. Biasanya kan sering merangsang alergi, asma, atau gatal-gatal di kulit. Kamar-kamar di mara river dibuat model rumah panggung seperti di hutan (aman dari binatang buas). Untuk naik ke kamar perlu mendaki lumayan lelah…harus dipertimbangkan kalau mengajak orang tua yang susah sulit berjalan.

Yang disayangkan dari tembo family room ini adalah gak ada wastafel untuk cuci piring di area dapur. Padahal villa dengan kapasitas banyak orang, ya pasti banyak makan-makannya dan banyak cuci-cucinya. Akhirnya memutuskan untuk cuci piring di wastafel kamar mandi. Gak disediakan kompor, alat masak dan alat makan. Jadi buat yang berencana untuk makan di dalam vila, bawa alat makan sendiri ya. Dispenser juga gak ada, hanya disediakan 8 botol aqua dan pemanas air listrik. Disekitar hotel juga ga ada mini market. Jadi buat si peminum banyak, beli aqua dulu di mini market dalam perjalanan kesini.

MAKAN PAGI

Makan pagi di Tsavo Lion Restaurant juga sangat berkesan. Restorannya besar dikelilingi kaca dan dibalik kaca adalah kandang singa. Pagi hari anak-anak sudah dikejutkan dengan penjemputan oleh gajah di area kiboko pool, lalu ada animal encounter di depan lobi (bisa kasih makan gajah/zebra, wortelnya dapat gratis dari hotel), makan pagi dengan singa, dan di dalam restoran ada animal encounter dengan burung.

Video di atas adalah cuplikan dari fire show di area lobi mara river setiap hari jam 8 malam. Pokoknya menginap di Mara River Safari Lodge penuh kesan. Namun buat saya menginap 1 malam sudah cukup.

_________________

Mara River Safari Lodge

Leave a comment »

Hotel 1001 hiburan : Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali

Ngereview hotel Movenpick Bali gak perlu panjang lebar. Hotelnya ⭐⭐⭐⭐⭐ dan saat tinggal di dalamnya berasa bener suasana ⭐⭐⭐⭐⭐nya.

Lokasi : di Jimbaran dekat Menega Kafe. Gak punya private beach, cuma 5 menit jalan kaki langsung sampai di pantai yang sama dengan pantai Menega (bisa naik buggy juga fsri hotel). Susurin aja pantai, gak smp 5 menit sampai deh ke Menega.

Untuk anak : 99% child friendly. Begitu check in dapat boneka kura-kura. Laki-laki dapat yg coklat, perempuan dapat yang pink. Ada kids club untuk anak 4-12 tahun. Dibawah 4 tahun wajib didampingi. Per hari maksimal 4 jam. Ada 2 kolam renang anak dengan permainan air dan ada pantai buatan. Ada berbagai macam kids activity, baik yang gratis dan yang bayar. Oh…ada pantai buatan juga di kolam renang.

Untuk dewasa : enak banget…bisa titip anak di kids club, bapak ibunya hang out di bar atau di Samasta. Ada tempat hangout juga namanya Above Eleven. Kolam renangnya so pasti seru ada gazebo, kursi malas, bean bag, dan yang pasti pool bar.

Makanan : makan pagi sangat bervariasi, namun yang paling istimewa adalah roti-rotinya. Tiap jam 4-5 sore dapat snack gratis di lobi hotel. Lalu mini bar di kamar gratis! Isinya coca cola, sprite, coke light, orange juice, ultra mimi dan aqua. Selama menginap hanya diisi 1x. Namun untuk tipe kamar junior suite ke atas, mini bar diisi ulanh setiap hari.

Samasta Bali

Ini satu area outdoor berisi aneka resto, kafe, Krisna tempat belanja oleh-oleh murah, spa, house of trap dan ada mini market. Letaknya bener-bener bersebelahan dengan Movenpick. Ada air mancur menari yang boleh untuk main air.

Pokoknya hotel ini asik banget untuk anak-anak. Jalan kaki keluar sedikit dari hotel ada Samasta, naik mobil sedikit ada banyak KFC dan mcD di ujung jalan. Terjamin deh hidup disini. Yang agak repot kalau mau main ke Seminyak karena jauh dan macet….perjalanan minimal 45 menit.

Leave a comment »

32 jam belanja & wiskul di Bangkok

7 mami-mami yang cuma mau rehat sejenak dari rutinitas, tapi gak bisa (atau gak boleh) ninggalin suami-anak-rumah kelamaan

Ternyata 32 jam di Bangkok, hanya untuk belanja & wisata kuliner udah cukup loh. Berikut itinerary yang kami jalani kemarin:

  • Beli tiket air asia promo sejak 1 tahun sebelumnya. Dapat harga di kisaran 1,5 juta/ orang PP.
  • Pre order mini van dan sim card lewat aplikasi KLOOK. Mini van kapasitas 10 orang di harga 1300 bath. SIM card turis berlaku 8 hari di harga 60 ribu rupiah. Kami beli 4 SIM card, yang 3 teethering.
  • Begitu keluar dari area bagasi airport, cari petugas yang membawa tulisan KLOOK + nama pemesan. Petugas dengan lincah mengganti seluruh SIM card dan gak lama kemudian datang deh mini van pesanan

Konter KLOOK yang cuma gelaran seadanya

  • Jalanan Bangkok selalu macet, padahal kami tiba hari Minggu. Sampai hotel ada masalah saat check in, jadilah perut keroncongan sampai hampir jam 2 siang.
  • Check in selesai, taruh koper do kamar, kami jalan kaki ke central embassy mall untuk lunch di food court. Mall ini dipenuhi toko barang branded seperti prada, tapi tujuan ke Bangkok kan bukan buat beli barang branded.
  • Naik BTS + jalan kaki 9 km, tibalah kami di Ortorkor fresh market yang mirip dengan pasar modern BSD. Disini puas-puasin makan tom yum, thai iced coffee, durian, jambu bangkok dsb dsb.
  • Keluar dari parkiran Ortorkor, nyebrang jalan, sampai deh ke Chatuchak weekend market persis section fashion. Chatuchak sangat luas, jadi harus tau tujuan mau ke section mana. Cek jadwal buka juga katena ada hari-hari tutup.

Suasana pasar Chatuchak. Disini banyak aneka jajanan Bangkok juga

  • Jam 6 persis Chatuchak tutup, kami naik BTS sampai ke stasiun Saphan Thaksin, jalan kaki menuju Central Pier, lalu naik shuttle kapal gratis untuk menuju Asiatique Riverside. Perjalanan mengasyikan di sepanjang sungai Chao Praya.
  • Begitu sampai pelabuhan Central Pier, belok kiri (jangan ikutin arah menuju ferry karena itu bayar), lalu ambil jalur antrian paling kiri (ada plang Asiatique). Kalau sampai salah kapal, bisa sampai juga ke asiatique cuma bayar.

Ambil jalur antrian yang ada plang merah ini

  • Asiatique ternyata seru tempatnya, banyak toko-toko lecil yang unik. Jam 9 malam kami kembali ke hotel naik taksi karena sudah terlalu lelah untuk naik shuttle kapal lanjut naik BTS.

Hari kedua bangun santai, menikmati kopi teh kamar hotel sambil makan jajanan semalam. Jam 9 kami check out, lalu titip barang di concierge.

  • Tujuan pertama platinum mall karena buka paling pagi. Mirip-mirip ITC deh. Teman-teman borong koper disini, untuk kemudian diisi belanjaan.

Abis beli koper di platinum, jalan kaki menuju central mall melalui jembatan

  • Jam 12 jalan kaki lewat jembatan penghubung, pindah ke central mall, disini mallnya menengah ke atas. Ada naraya, toy r us, mini melissa di dalam ZEN department store. Banyak hiburam mainan di dalam ZEN. Boleh jadi tujuan bila bawa anak.
  • Lanjut ke terminal 21 mall naik BTS. Mall ini unik karena setiap lantai memiliki tema negara yang berbeda. Banyak spot fofo yang unik.

Tema San Fransisco di Terminal 21

  • Naik BTS balik ke hotel, packing kilat, lalu berangkat ke airport. Kami memesan mini van langsung ke pak supir kemarin, jadi gak melalui KLOOK. Cuma kok kami dapat harga yang sama ya? Harusnya bisa nawar lebih murah.
  • Tiba di airport 3 jam sebelum jam keberangkatan, namun 75 menit habis untuk antri check in bagasi, 45 menit antri imigrasi. Memang air asia di Bangkok terkenal lama sekali proses check in bagasinya.

Tips pergi ke Bangkok

  • Bawa baju yang tipis dan menyerap keringat +topi +kacamata hitam +sunblock
  • Bawa back pack untuk bawa belanjaan
  • Kurang child friendly, jalanan juga gak stroller friendly. Banyak naik turun menuju stasiun BTS menggunakan tangga manual.
  • Beli tiket BTS yang per kali jalan harus menggunakan koin pecahan 1, 5 dan 10 bath.
  • Colokan listrik sama dengan di Indonesia

Sekian laporan perjalanan #ibuibumacamgitu #bkktrip 32 jam only. Lelah namun sangat menyenangkan. Sampai jumpa di jalan-jalan arisan berikutnya.

Leave a comment »