hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Alternatif taman hiburan di California selain Disneyland : Great Wolf & Legoland California

Kalau mendengar kata California, apa yang terbersit di benak kalian? Apakah gegap gempita Hollywood atau pohon palem yang tersusun rapih di sepanjang jalan atau Disneyland Anaheim yang sangat WOW???

Kunjungan kali ini saya mampir ke dua tempat wisata keluarga yang gak sebeken Disneyland, tapi jauuhhh lebih nyaman. Ya karena areanya lebih kecil, lebih terkendali, antrian gak terlalu panjang, dan biaya juga lebih murah.

GREAT WOLF LODGE, Anaheim, California

Lokasi sangat dekat dengan Disneyland. Ini adalah hotel dengan fasilitas kolam berenang (water park) yang sangat asik. Kolam renang indoornya buessaaaarrrrrr sekali dan banyak area mulai dari area balita, kolam arus, kolam ombak, hingga aneka wahana untuk orang dewasa. Kolam renang outdoornya juga seru tapi tidak sebesar indoor.

Disini SANGAT AMAN karena setiap pengunjung diberi gelang yang harus digunakan selama menginap, termasuk anak-anak. Jadi kalau sampai ada anak hilang, bisa discan gelangnya untuk mengetahui siapa orang tuanya. Sekuriti di area kolam renang juga sangat banyak dan sangat disiplin. Jadi gak perlu takut anak-anak berkeliaran. Yang penting buat meeting point. Di setiap area kolam ada syarat tinggi dan usia anak, juga disediakan pelampung sesuai badan anak. Jangan takut kalau si kecil kabur dan masuk ke area yang perlu pelampung, pasti ditangkap oleh sekuritinya dan akan ‘dipaksa’ untuk memakai pelampung.

Kamarnya pun besar dan luas, bahkan ada sofa bed. Fasilitas untuk anaknya juga banyak sekali, ada story telling di lobi, ada aktivitas mengecat rubber ducky, dan lain sebagainya. Saat check in pun, setiap tamu mendapat bando serigala yang merupakan maskot dari Great Wolf Lodge.

Untuk anak besar, ada permainan semacam “treasure hunt”. Jadi beli tongkat sihir, lalu mulai perjalanan dari 1 tempat ke tempat lain untuk mengumpulkan sesuatu. Kalau menang, akan ada hadiah. Wah ini repot karena lokasi permainan tersebar di seluruh hotel, bahkan tersebar di setiap lantai kamar. Makanya lebih diperuntukkan untuk anak besar.

Harga makanan dan minuman juga masih terjangkau. Mereka menyediakan minuman beralkohol untuk orang tua. Jalan keluar sebentar sudah ada McDonalds dan beberapa restoran lain. Untuk info lebih lanjut, langsung buka aja websitenya yah…. selain di California, juga ada di beberapa lokasi lain.

LEGOLAND CALIFORNIA

Ini lebih seru lagi karena bener-bener theme park semacam dufan, tapi pajangannya semua terbuat dari lego. Hampir seluruh permainannya cocok untuk anak-anak. Yaa ada batasan tinggi badan yang jelas dan harus diikuti, tapi hampir seluruhnya ‘aman’. Seluruh roller coasternya juga relatif gak serem.

Selain theme park, ada juga Sealife Aquarium yang super unik. Kenapa unik? Karena di dalam akuarium ada pajangan-pajangan yang terbuat dari lego, misalnya kapal selam lego, ikan hiu lego, dan sebagainya.

Di area legoland california ini ada 2 hotel: Legoland Hotel (original) dan Legoland Castle Hotel. Bentuk legoland hotel klasik seperti lego, sedangkan castle hotel berbentuk seperti kastil. Kamarnya pun tematik. Harga kamar sama, cuma ukuran kamar castle hotel lebih kecil. Di setiap hotel ada jadwal acara khusus untuk anak-anak. Ada kolam renang outdoor di setiap hotel, bedanya di castle hotel ada playground yang super seru.

Di setiap sudut hotel, di dalam kamar, di kolam renang, di playground, di lobi hotel ada lego. Sambil nunggu antrian permainan aja ada area main lego. Buat pencinta lego, uassiiikkk banget deh.

Harga makanan dan minuman di area legoland juga terjangkau. Susah juga nih ngejelasinnya hahahha, pokoknya seru deh nginep disini. Ada harga paket menginap, termasuk tiket masuk ke legoland dan ke sealife. langsung cek websitenya juga aja ya untuk info lebih lengkap.

Advertisements
Leave a comment »

Wisata singkat ke Kuala Lumpur 3D2N : Petrosains dan Sunway Lagoon (2)

Petrosains Discovery Center Ini adalah tempat yang sangat asik untuk belajar mengenai sains atau ilmu pengetahuan. Areanya sangaaaattt luuuasss dan ilmu yang diajarkan sangat bervariasi.

Untuk masuk ke area Petrosains – setelah membeli tiket – pengunjung harus naik wahana kereta otomatis. Dalam perjalanan singkat tersebut, dijelaskan berbagai macam hal mengenai alam melalui TV digital.

Setelah itu, tibalah kita di dalam area Petrosains dimana keseruan dimulai. Anak-anak masih belum terlalu paham, jadi buat mereka ya masih dianggap seperti mainan. Ya si kecil yang udah SD kelas 1 udah lebih bisa paham.

Agak sulit dijelaskan dengan kata-kata ya keseruan di dalam sini, mampir aja deh ya lihat sendiri hehehhe… favoritnya anak-anak itu di area coding robot. Jadi kita bisa masukin kode-kode perkiraan arah robot bergerak, klik start, lalu si robot akan bergerak sesuai dengan kode yang kita buat.

Area ‘speed’ juga asik, dimana anak diajarkan mengenai kecepatan. Ada permainan ski salju. Jadi semakin rendah badan kita, semakin laju ski yang dinaiki.

Ada area dinosaurus juga yang super keren. Kayaknya hampir setiap area tuh seru banget. Gak kerasa udah 1 jam lebih dan belum setengah jalan. Perkiraan waktu di dalam Petrosains adalah 2-3 jam. Di dalam gak boleh bawa makanan dan minuman (walau tas gak diperiksa), namun di pertengahan jalan ada kafe untuk makan dan minum.

Museum ini terletak di dalam salah satu mall terbesar di Kuala Lumpur yakni SURIA KLCC, yang juga merupakan mal di bawah Petronas Twin Tower.Buka Senin-Minggu pukul 09.30-18.30, terakhir masuk pukul 17.00. Biaya: dewasa RM 28, anak RM 16.50, anak dibawah 3 tahun gratis.

Sunway Lagoon Sebelum kesini, saya bingung baca review dan liat websitenya. Terlalu random dan gak terlalu jelas. Coba saya jelaskan disini ya untuk teman-teman yang mau berwisata kesini.Rupanya Sunway Lagoon ini tuh merupakan 1 area theme park yang sanggaatttt luas dan terletak di lembah yang bersusun. Jadi kalau di peta kelihatannya flat/ datar macam di Disneyland/ Dufan, kenyataannya gak begitu. Dari jalanan, kita harus turun 5 eskalator untuk mencapai level paling bawah (wet area). Dan di pertengahan level terletak kebun binatang, amusement park dan scary town. Ya makanya jelimet.

Lalu ada 2 pintu masuk:

  1. Pintu masuk utama (main gate) – dekat dari Sunway Clio Hotel, begitu turun langsung ke area amusement park dan kebun binatan
  2. Pintu masuk surf beach – dekat dengan Sunway Resort Hotel & Spa

Satu hari gak bakalan cukup untuk jalanin semua. Jadi kalau waktu terbatas, sebaiknya dipilih mana area yang mau dijalani. Kemarin kami membeli family fun package, sehingga kami mendapat fasilitas re-entry 1x di hari yang sama. Lumayan loh jadi sempet istirahat dulu di kamar. Pagi sampai sore kami ke wet park lalu melewati jembatan gantung. Sore balik ke hotel untuk mandi dan istirahat sebentar, lalu masuk lagi untuk ke kebun binatang. Oya perlu diingat kalau mau masuk kembali, harus lapor kepada petugas di pintu keluar agar gelang tidak digunting.Kalau mau main air di wet park, saran saya sudah langsung pakai baju renang dari hotel, bawa handphone dan uang secukupnya, lalu masukan di dalam kantung kedap air yang dikalungkan. Disana bisa sewa loker untuk menaruh barang-barang yang tidak digunakan.Kemarin kami hanya membawa air putih. Makanan beli di lokasi.Kami tidak membawa kantung kedap air untuk handphone, jadi semua barang kami tinggalkan di loker dan memakai jasa fotografer setempat untuk mengambil momen. Jadi disana banyak fotografer berkeliaran. Setelah jepretan pertama, kita akan dipasangkan gelang nomor urut foto. Lalu tiap kali difoto, fotografer akan memindai gelang kita. Di akhir kunjungan, kita bisa menghampiri salah satu booth foto untuk memilih dan mencetak foto-foto yang kita inginnya. Tentu saja bayarannya gak murah.

Lumayan kan jadi ada foto di dalam air hehehhee…. seru deh ke dua tempat ini, sangat direkomendasikan. Untuk info lebih lanjut, silahkan kunjungi website resmi Petrosains Discovery Center dan Sunway Lagoon yah.

Leave a comment »

Wisata singkat ke Kuala Lumpur 3D2N : Petrosains dan Sunway Lagoon (1)

Tiket murah, perhitungan bagasi dan makanan di pesawat

Begitu tau ada liburan panjang mendadak (1 minggu), buru-buru deh hunting tiket murah untuk liburan singkat bersama si kecil. Eehhh… dapat tiket Air Asia Jakarta-Kuala Lumpur PP hanya Rp 550.000/ orang nett (tanpa bagasi dan makanan).

Tim pergi terdiri atas 2 dewasa dan 2 anak, jadi dapat bagasi kabin 4 x 7 kg = 28 kg. Berhubung pergi hanya 2.5 hari, musim panas (gak perlu bawa baju tebal), penuh dengan acara anak (kemungkinan belanja kecil), jadi harusnya total 28 kg cukup. Kami gak nambah bagasi.

Oya karena trip hemat tanpa bagasi, jangan lupa untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang, seperti:

  • Pisau lipat, gunting, atau benda tajam lain
  • Cairan > 100 ml
  • Hair spray/ benda dalam tabung spray lain

Pesawat kami berangkat jam 6 pagi dari Jakarta dan tiket murah Air Asia gak dapat makanan. Ada kecemasan anak-anak akan kelaparan. Walaupun udah bawa snack kering dan roti, tetep ya jadi ortu bawaannya takut anak kelaparan. Apalagi gak tau sikon saat mendarat, apakah bisa langsung beli makanan/ ada gak makanan yang bisa dimakan anak-anak. Gak bisa beli makanan di bandara Soekarno Hatta juga karena belum ada restoran yang buka. Akhirnya kami memutuskan untuk membeli makanan pesawat sebelum berangkat atau pre-book meal. Pertimbangannya adalah harganya lebih murah 40% dari harga jual di pesawat dan menghindari kehabisan pilihan makanan yang bisa dimakan anak-anak.

Aktivitas selama di Kuala Lumpur

Berikutnya browsing aktivitas anak di Kuala Lumpur (KL). Maklumlah selama ini ke KL cuma untuk belanja dan udah 5 tahun lebih gak ke KL. Pilihan jatuh pada Petrosains Discovery Center dan Sunway Lagoon.

Petrosains gak ketemu tiket murah, jadi bayar saat hari H saja. Untuk Sunway Lagoon, saya banding-bandingin harga hotel dan tiket masuk ke theme park, akhirnya pilihan jatuh pada Sunway Lagoon Family Fun Hotel Package yang pesan langsung di website resmi Sunway Lagoon. Alasannya adalah

  • Total harga MYR 1,216.88 (~ Rp 4.210.000) untuk paket 3 hari 2 malam di Sunway Clio Hotel
  • Paket sudah termasuk untuk 2 dewasa dan 2 anak : kamar hotel, breakfast, dan tiket masuk ke Sunway Lagoon
  • Dapat 1 ekstra bed di dalam kamar
  • Dapat tiket re-entry ke dalam Sunway Lagoon untuk hari yang sama

Jatuhnya jauh lebih ekonomis daripada beli 1 kamar lalu ekstra anak. Atau beli 1 kamar lalu diem-diem masukin 2 anak dan nyelundupin breakfast untuk dimakan di kamar (strategi seluruh keluarga hidup hemat kan.

Transportasi & wifi

Jaman sekarang enak ada taksi online, apalagi Grab kan memang dari Malaysia. Apalagi tim pergi terdiri atas 4 orang, ya ekonomis banget naik Grab, daripada ngeteng dengan kereta api. Pun tujuan wisata gak banyak.

Berbeda dengan di Jakarta, Grab bisa dipanggil dari KLIA2 ada area jemput khusus Grab. Tanya aja ke petugas lokasinya.

Untuk wifi, perjalanan kali ini saya tidak membeli sim card di KLOOK. Namun saya menggunakan pokefi yaitu portable pocket wifi yang bisa dipakai di sekitar 60 negara. Pulsanya bisa diisi ulang terus-menerus. Enak juga loh, jadi begitu mendarat langsung bisa online.

Oh ya, tanpa sim card lokal, hanya dengan wifi, bisa kok memakai aplikasi Grab. Hal ini sempat menjadi pertanyaan karena selama ini kan selalu beli sim card lokal.

Sunway Clio Hotel

Hotel di area Sunway ada banyak dan semuanya bisa dibeli bersamaan dengan family fun hotel package. Saya memilih hotel Clio karena harga gak terlalu mahal, review bagus, dan bisa mendapatkan fasilitas paket yang sama.

Sunway Lagoon dan hotel Clio itu merupakan bagian dari 1 area besar yang disebut dengan Sunway City (lihat peta di atas)

Dan memang hotelnya sangat nyaman. Lobi kecil, namun ada akses langsung ke Sunway Pyramid Mall. Kamarnya luas, bahkan untuk kamar yang paling biasa. Kasurnya pun besar. Di dalam mini bar disediakan beberapa minuman kaleng yang boleh dinikmati secara cuma-cuma. Sayangnya selama menginap, mini bar cuma diisi 1x hehehhe.

Makan paginya beragam dan enak. Kolam renang hotel sangat nyaman dan aman untuk anak-anak.

Klik disini untuk ulasan di Petrosains Discovery Center dan Sunway Lagoon.

Leave a comment »

Liburan ke Tokyo bawa anak VS cewe-cewe doang : kira-kira yang mana yang lebih asik???

Desember 2018 saya ke Tokyo 9 hari 8 malam dengan anak. Gak lama kemudian saya ke Tokyo lagi – Februari 2019 – dengan cewe-cewe 4 hari 3 malam.

Jadwal pesawat yang sama (Garuda), musim yang sama (winter), kota yang sama (Tokyo). Perbedaan yang mencolok hanyalah di jumlah hari pergi. Pertanyaan pertama yang sering ditanyakan adalah “Apa gak sayang pergi cuma 4 hari di Tokyo? Sebentar banget.” Jawabannya adalah “Cukup banget. Kalau pergi cuma cewe-cewe, waktu terasa sangat panjang, efisien, banyak hal bisa dilakukan dalam 1 hari. Lagipula yang dilakukan mayoritas cuma belanja dan cari tempat bagus untuk foto-foto. That’s it! Kalau kelamaan…bosen atau bokek!”

Berikut sekilas jadwal acara pergi sama anak:

Keliatan kan kalau sama anak, lebih banyak kunjungan ke tempat-tempat yang dapat menghibur anak-anak. Disneyland dan Disneysea sudah habis 2 hari, lalu ke Ninja Trick House, playground, observation deck, Miraikan Museum, christmas zoo, owl cafe dan yang paling jauh ke Karuizawa snow resort dong!

Awalnya bertekad gak mau keluar dari Tokyo, jadi gak mau beli tiket shinkansen/ JR pass. Hari ke-7 itu tadinya kita mau daki gunung Takao, melihat gunung Fuji dari puncaknya dan sekaligus nyari salju (maklum Desember pertengahan belum banyak salju di Tokyo). Gunung Takao bisa dicapai hanya dengan metro biasa, tanpa JR.

Apa daya ortu udah kelelahan entertain anak-anak selama 6 hari. Juga lelah nyasar dan ngegendong anak yang lelah jalan. Jadi rasanya ide untuk cari jalan (plus nyasar) ke Takao, lalu sampai sana ngebayangin anak-anak gak mau hiking lalu minta gendong, dan ternyata gak ada salju. Wow anak-anak akan kecewa dan sia-sia deh usaha ortu!

Akhirnya merelakan duit keluar lebih untuk beli tiket JR pulang-pergi dari Tokyo ke Karuizawa Snow Resort. Anak-anak hepi naik Shinkansen, cuma 1 jam perjalanan, begitu keluar langsung terlihat hamparan bukit-bukit yang ditutupi salju. Hahahahhaha keluar duit lebih banyak, tapi hati senang dan damai. More money, less effort. Review tentang Karuizawa menyusul ya….

Ya gitu kira-kira kalau pergi sama anak.

  • Sibuk cari aktivitas yang cocok untuk anak
  • Kalau nyasar, kepikiran ini anak bagaimana, kelaparan, kedinginan
  • Makan seadanya yang asal cepet aja
  • Sibuk menjelajah toko mainan. Apapun areanya, apapun tokonya yang dicari pasti toko mainan. Boro-boro sempet ngeliatin area khusus barang orang dewasa. Itu ada agenda ke daiso dan donQ, percayalah saya kesana sendirian. Suami nemenin anak-anak di hotel.
  • Belum lagi Tokyo ruamenya gak kira-kira. Kita aja belum familiar dengan subway di Tokyo, masih celingak-celinguk, ini harus jagain anak supaya gak kabur dari kita. Risiko hilang karena terbawa arus manusia kan besar sekali.
  • Bawa stroller – ribet cari lift dan terhimpit saat kereta penuh. Gak bawa stroller – anak minta gendong karena banyak jalan kaki.

Sekarang kita bandingkan dengan aktivitas 4D3N dengan cewe-cewe

Belum mulai nge-review aja udah mau ngakak melihat perbedaannya. Jumlah hari boleh lebih sedikit, tapi efisien banget kan.

  • Bisa enjoy jalan kaki dan foto-foto di Ginza Pedestrian Paradise atau car free day nya Ginza
  • Bisa hunting makanan enak, antri lama gak masalah, duduk terpisah gak masalah
  • Kalau nyasar ya diketawain aja
  • Mampir ke Tsukiji fish market, bisa nyobain hampir semua makanan disana
  • Bisa liat-liat di section kosmetik, jam tangan atau sepatu onitsuka tiger dengan nyantai
  • Ke Disneysea untuk foto cantik pakai Sweet Escape, lalu antri Tower of Terror 2 jam, selebihnya hunting souvenir (dan makanan) khas Disneysea
  • Pagi bisa bangun nyantai, tanpa repot siapin makan pagi dari malam sebelumnya

Hehehhee kontras ya… mana yang lebih asik? Tergantung sudut pandangnya…. dua-duanya asik kok. Kalau pergi sama keluarga emang lebih repot, tapi tercipta bonding time yang harganya tak ternilai. Kalau pergi sama cewe-cewe lebih nyantai dan bagus untuk kesehatan mental jiwa dan raga. Jadi saya sih tetap pilih dua-duanya…

Leave a comment »

Tips naik kereta api cepat (shinkansen) di Jepang

Siapa yang gak kepengen naik kereta yang bentuknya super cantik, warnanya indah, sangat bersih dan super cepat

Review tentang membeli JR pass untuk keliling Jepang udah banyak, tapi bagaimana kalau mau beli tiket shinkansen yang hanya satu kali jalan (one way) atau pulang-pergi (round trip). Begini langkah-langkahnya:

  • Putuskan tujuan
  • Buka website JR, cari rute yang diinginkan, lalu pelajari tempat untuk membeli tiket tersebut. Sebenernya bisa beli online, tapi karena saya pemula, saya lebih memilih untuk beli langsung di konter agar tidak salah. Karena harga tiket shinkansen kan mahal loh.
  • Putuskan mau beli tiket dasar saja (basic ticket) atau mau beli tiket tambahan (super ticket). Tentunya tiket tambahan = nambah biaya lagi. Super ticket macam-macam, cuma yang wajib dibeli adalah reserved seat ticket, supaya udah tau pasti kursinya yang mana. Apalagi kalau jalan-jalan bawa anak yaaa….gak bisa deh terlalu nekad beli tiket dasar tanpa nomor kursi dan hanya berharap pada nasib dapat duduk bersebelahan.
  • Putuskan tanggal dan jam pergi dan pulang
  • Cek estimasi harga
  • Beli deh tiketnya di kounter

Beberapa tips di saat mengendarai shinkansen

Ikutin penunjuk jalan dengan tulisan “shinkansen” atau gambar shinkansen

Begitu sampai stasiun, ikuti petunjuk jalan dengan tulisan “shinkansen” atau gambar shinkansen. Biasanya stasiun yang ada shinkansen besar-besar dan takut nyasar. Kemarin saya pergi dari Tokyo Station yang besarnya luar biasa, cuma penunjuk arahnya jelas kok.

Saat masuk gerbang tiket otomatis

Perhatikan bahwa ada 2 gerbang yang harus dilewati. Kalau lambang 1 tiket, cukup masukkan basic ticket. Kalau lambang 2 tiket, masukan tiket basic dan super bersamaan. Jangan lupa untuk ambil tiket di ujung mesin otomatis. Di akhir perjalanan, saat Anda mencapai tempat tujuan, tidak ada tiket yang dapat diambil lagi. Jadi untuk pengoleksi tiket, tiket shinkansen Anda akan tertelan oleh mesin. Solusinya: difoto dulu aja untuk kenang-kenangan. Untuk info lebih lanjut tentang gerbang, klik disini.

Boleh gak sih makan di dalam shinkansen?

Sangat boleh. Di stasiun dijual banyak sekali bento yang sangat menarik. Apalagi ada bento shinkansen yang wadahnya bisa jadi souvenir. Di dalam shinkansen juga dijual beberapa snack, tapi kurang menarik. Lebih asik belanja di stasiun.

Shinkansen bento

Apa aja yang gak boleh dilakukan di dalam shinkansen?

  • Gak boleh nyerobot pas antri masuk. Cek di tiket, Anda di gerbong nomor berapa, lalu antrilah persis di depan gerbong tersebut. Ada jalur antrian 1 dan 2. Jalur antrian 1 masuk duluan, baru jalur antrian 2.
  • Gak boleh berisik. Boleh ngobrol seadanya dan gak boleh keras-keras.
  • Gak boleh pasang dering di HP
  • Gak boleh terima telpon di gerbong kursi. Kalau mau terima telpon, bisa pindah ke gerbang yang ada toiletnya.
  • Gak boleh dudukin kursi orang lain, apalagi kalau di gerbong reserved seat. Duduk manis, jangan angkat kaki atau tiduran ke kursi depan atau kursi sebelah.
  • Gak boleh ketiduran atau terlambat keluar dari kereta. Karena shinkansen ini gak cuma jalannya yang cepat, stop di stasiunnya juga cepat sekali. Bahkan kereta sudah bergerak sebelum semua penumpang duduk! Jadi saat diinfo sebentar lagi tiba di stasiun tujuan, buru-buru bawa semua barang dan antri di pintu keluar.

Bagian dalam kereta

Apa aja fasilitas di dalam shinkansen?

  • Kursi duduk yang nyaman, head rest bisa di naik-turunin
  • Meja yang luas
  • Chargeran di kursi duduk
  • Toilet super besar dan canggih
  • Makanan dan minuman
  • Heater….untuk yang pergi winter, di dalam kereta hangat kok

Ya kira-kira begitu. Agak ribet, tapi sangat berkesan untuk anak-anak. Bagaimana gak berkesan, kereta bergerak dengan kecepatan 240 km/jam! Mulus! Saya ambil perjalanan yang hanya 1 jam waktu tempuhnya agar anak-anak masih bisa dikendalikan.

Leave a comment »

Jangan antri fass pass saat ke Tokyo Disneyland/ Disneysea : tips & trik membawa 2 anak usia 7 dan 3.6 tahun

Excited membayangkan liburan ke Tokyo Disneyland/ Disneysea dengan si kecil? Pasti lah ya…biaya tiket pesawat, hotel dan tiket masuk Disneyland kan gak murah, jelas harus dimaksimalkan. Oyaaa yang dibahas disini masih secara umum yaaa…jadi berlaku untuk kedua taman… Disneyland atau Disneysea. Hari pertama saya ke Disneyland, hari kedua ke Disneysea.

Monorail Disney yang penuh dengan atribut mickey mouse (kereta disney resort line)

Oke…flashback ke 3 bulan yang lalu saat saya mulai browsing ke website resmi tokyo disneyland, bacain review dan video di youtube…saya suka review TDRexplorer. Lalu makin excited ngeliat daftar atraksi, daftar rides, fass pass, daftar makanan, daftar parade. Wih pengen dijalanin semua. Udah bikin daftar yang mau dilakukan…cuma akhirnya eng ing eeennggggg… rencana tinggal rencana. Hahahaha gak seindah saat bawa 1 anak ke Hong Kong Disneyland/ Anaheim Disneyland. Bukan salah lokasi Disneylandnya, cuma 2 anaknya ini. Oke deh saya mulai ya sharingnya.

Tentukan tanggal pergi di hari yang relatif sepi. Jam masuk dan keluar taman juga diperhitungkan.

Hindari tanggal libur internasional, libur lokal Jepang dan weekend karena biasanya Disneyland akan padat sekali dengan pengunjung. Kunjungan saya ke Tokyo dari tanggal 18-26 Desember. Saya memilih ke Disneyland tanggal 19 yang sejauh mungkin dari natal…dan ternyata emang belum terlalu ramai.

Sesuai dengan saran dari TDRexplorer, kami masuk 2 jam setelah jam Disneyland buka, dan bubar sekitar jam 6 sore sebelum fireworks show… gak antri tuh keluar dan masuk taman. Lagipula bawa anak kecil-kecil, gak kuat juga pergi kelamaan.

Beli tiket online (jauh) sebelumnya

Begitu tiket pesawat dibeli, segera beli tiket Disneyland…karena tiket online bisa sold out juga loh. Dan kalau antri beli tiket on the spot sangat lama (buang-buang waktu).

Saya membandingkan antara traveloka dan klook. Saat itu jatuhnya lebih murah traveloka. Pengambilannya pun mudah, namun harus diambil di maihama station, baru ke Tokyo Disneyland station naik disney resort line.

Bawa stroller!

Sempet bingung bawa stroller atau gak ya?? Karena takut ribet di kereta dan di Disneyland. Jawabannya adalah BAWA BAWA BAWA! Jangan ragu lagi…karena seluruh stasiun di tokyo disney resort ada lift. Di taman rekreasi pun tersedia parkiran stroller. Jangan taruh barang berharga di stroller agar bisa ditinggalkan begitu saja di tempat parkir.

Parkiran stroller selalu tersedia di depan wahana

Semua taman Disneyland besar, jadi capek juga dijalani dengan kaki-kaki kecil. Saya pergi 2 anak dengan 1 stroller, ada juga rebutan! Karena selain gak capek, duduk di stroller + diselimutin nyaman sekali kan…namanya juga lagi winter.

Hari pertama saya hanya bawa 1 stroller, oh its a disaster! Yang kecil duduk di stroller, yang besar kecapean jalan… berhenti dulu dan minta snack ini itu. Kalau yang besar yang duduk di stroller, yang kecil kabur-kaburan atau minta gendong.

Stroller sewaan. Kursinya motif mickey mouse. Ada kartu dengan nama anak yang bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan.

Hari kedua sewa 1 stroller tambahan. Hanya dengan Y 1,000 atau Rp 134.000, hidup jadi 1000x lipat lebih indah dan waktu jadi jauh lebih efisien. Syarat pengguna stroller harus tinggi badan dibawah 100 cm dan berat maksimal 15 kg. Jadi sudah pasti si kecil yang duduk di stroller sewaan.

Antri fast pass (FP)?

Jadi di Tokyo Disneyland, ada yang namanya fast pass…khusus untuk beberapa rides yang banyak peminat. Cara ambil fast pass adalah:

  1. Pelajari rides apa yang ada fasilitas fasr pass
  2. Datang ke mesin fast pass dekat dengan rides tersebut. Akan ada tulisan mengenai jam berapa pemilik tiket fast pass harus kembali untuk mengantri masuk rides.
  3. Bila jam untuk kembali sesuai dengan rencana, scan tiket masuk disneyland, lalu tiket fast pass akan keluar
  4. Silahkan jalan-jalan lalu kembali di lokasi pada jam yang ditentukan

Setiap tiket hanya bisa mengambil fast pass 1x dalam 2 jam. Jadi misalnya sudah ambil 1 tiket fast pass di jam 10, baru bisa ambil fast pass lagi jam 12.

Jadiii kalau bawa 2 anak kecil, worth it gak antri fast pass? SUPER ENGGAK! Karena harus balik ke lokasi sekitar 2 jam setelah tiket fast pass diambil. Lalu pemilik tiket FP antri juga loh…walau antrian gak sepanjang pengunjung regular.

Pilih maksimal 2 wahana dengan fasilitas FP yang paling diminat si kecil, lalu antrilah secara regular

Jadi akhirnya saya memilih 2 buah wahana FP, antri regular saja…sabar-sabar deh. Toh bawa anak kecil gak mungkin bisa naik banyak rides. Saya berhasil naik 2 wahana FP yakni Monster Inc (nunggu 40 menit dan Space Mountain nunggu 60 menit) dan 3 wahana non-FP.

Kesannya sedikit kan total 5 wahana, tapi si kecil udah senang luar biasa. Toh hiburan lain di Disneyland kan banyak…ada parade, foto dengan karakter, dan aneka makanan super unik!

Antri lotre gak?

Gak ussaaahhhh karena belum tentu saat pertunjukan berlangsung, si kecil siap untuk menonton (misalnya si kecil minta makan, mau ke WC, atau Ä·etiduran. Lagipula anak kecil kalau kebanyakan nonton show, ngantuk deh.

Antrian lotre di pagi hari

Jadi lotre itu tuh semacam coba-coba kehokian untuk mendapatkan tiket masuk ke beberapa show tertentu. Daftar show yang menyediakan fasilitas lotre dapat di cek di website resmi Tokyo Disneyland. Oya antrian buat lotre juga panjangannya amit-amit loh…jangan dikira sepi.

Apa antrian yang sepi di Tokyo Disneyland/ Disneysea?

Gak ada! Naik rides, antri foto, beli popcorn, beli makanan berat, main di arcade, bahkan untuk ke toilet aja antri. Tinggal kita bisa pinter-pinter atur waktu….makan di saat belum jam makan atau sesudah jam makan, antri foto saat sedang ada parade. Ya pinter-pinter cari waktu…kan gak seemmuuaaaaaa event harus kita lihat.

Sempet cobain FP

Di Disneysea (hari ke2) akhirnya saya sempet cobain ambil tiket FP untuk nemo and friends searider. Iseng-iseng aja….padahal antrian standart juga cuma 30 menit. Dapat giliran tidak terlalu lama (90 menit sejak ambil tiket FP).

Tuh contoh tiket fast pass. Jadi harus balik di jam yang tertera di tiket fast pass. Masih harus antri tapi gak selama tanpa fast pass. Tiket bergambar miki di bawah itu tiket Disneysea yang harus dipakai untuk mengambil tiket fastpass.

Itu untuk wahana nemo…coba untuk wahana yang laris manis banget seperti toy story mania atau indiana jones … wah jam 3 sore tiket FP juga sudah habis!

Boleh bawa makanan dan minuman

Ke dalam taman boleh bawa makanan dan minuman. Jadi kalau mau hemat, bawa makanan sendiri…karena harga makanan dan minuman disana mahal.

Saya sih gak mau repot bawa macam-macam, jadi udah siapin budget untuk beli makanan di dalam taman selama 2 hari. Dan emang sengaja beli makanan yang lagi special edition + dapat souvenirnya untuk dibawa pulang. Saya pikir daripada beli souvenir khusus di toko, mending beli souvenir yang sekalian dapat makanan hehehhe. Manalagi makanan edisi special biasanya enak-enak. Nih contoh makanan yang saya beli + beberapa ada souvenirnya.

Selamat menikmati perjalanan ke Tokyo Disneyland/ Disneysea bersama si buah hati. Yang penting jangan ambisius untuk ikut banyak wahana, nonton banyak show, atau foto dengan banyak karakter kalau ke taman cuma 1 hari. Kalau emang demen banget, mending habiskan waktu 3 hari di 1 taman.

Leave a comment »

Waspada belanja barang TAX FREE di Jepang

Mau belanja barang di Jepang? Tergiur dengan poster-poster DUTY FREE di depan toko? Harus waspada loh… kenapa?

Banyak banget toko yang majang tulisan tax free. Sangat menggiurkan.

Banyak toko di Jepang menawarkan fasilitas duty free

  • Duty free diurus langsung di toko, gak usah urus di airport
  • Mulai dari toko mainan, toko baju, toko jual alkohol, toko kosmetik, supermarket, sampai farmasi semua menawarkan duty free

Menarik kan…cuma harus diketahui bahwa semua barang yang dibeli bebas pajak (duty free) TIDAK BOLEH DIGUNAKAN DI JEPANG. Ini penting sekali. Jangan sampai beli keperluan sehari-hari seperti popok bayi, tisu, sikat gigi, makanan…ternyata gak boleh dipakai selama di Jepang. Namanya juga bebas pajak, jadi harus digunakan di luar Jepang.

Memang gak ada yang bakal meriksain, namun saat membeli barang, pelanggan diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang menyatakan kan tersebut. Barang duty free akan dikemas langsung oleh petugas di toko, jadi tinggal masuk koper.

Adapun syarat-syarat membeli barang duty free adalah

  • Ada minimal jumlah pembelian. Cek minimal pembelian di setiap toko. Rata-rata minimal Y5,000.
  • Harus membawa passport. Jadi bawalah passport kemanapun. Jepang negara yang relatif aman kok.

Tuh semua copy struk belanja barang bebas pajak distaples di passport. Tebel deh passport.

Jangan sampai beli mainan untuk menghibur anak selama perjalanan, eh ternyata cuma boleh dibuka di Indonesia…. dan jangan lupa kalau beli barang besar dalam kardus, kardusnya harus muat dalam koper… karena kardusnya aja gak boleh dibuka di Jepang.

Jadi waspada yaaa…jangan sampai salah langkah. Barang yang dibeli bebas pajak untuk dipakai di Indonesia, yang untuk dipakai di Jepang bayar terpisah dan dikenakan pajak.

Leave a comment »

D’Ranch Puncak : tempat hiburan anak dan keluarga BARU di Puncak

Awalnya terdapat keraguan untuk mampir ke D’Ranch Puncak karena saya rada kurang puas dengan D’Ranch Bandung. Ya namanya juga cabang…pasti dibandingkan dengan pusatnya. Ternyata D’Ranch Puncak jauh lebih bersih dan lebih teratur daripada yang di Bandung.

Jadi setiap mobil dan orang yang masuk ke kawasan parkir, sudah langsung dikenakan biaya tiket. Selain untuk masuk ke dalam kawasan, tiket juga dapat digunakan sebagai voucher diskon makan di restoran atau dapat ditukar dengan susu segar di konter khusus.

Tempat ini sangat instagrammable. Banyak sekali pojok-pojok cantik bernuansa alam pedesaan, alam di jaman kerajaan Eropa, dan alam di negeri Hobbit. Hehehhe udah gak perlu dipertanyakan lagi kan kenapa tempat ini wajib didatangi. Kalau mau foto-foto, saran saya datang persis saat jam buka sekitar jam 9 pagi agar masih sepi. Saya datang jam 9 masih sepi sekali, saya pulang jam 11.30… WOW ramenya mulai kayak pasar.

Aktivitasnya juga banyak dan menarik, sayang semua harus bayar lagi. Untuk naik kuda saja, anak menggunakan topi dan luaran seperti penunggang kuda sungguhan. Untuk memanah target, anak menggunakan topi dan luaran semacam robin hood. Seru kan…dan sangat instagrammable!

Aktivitas lain yang gak kalah seru adalah memancing ikan (ada ikan mainan dan ikan beneran, harga sama), menyusui anak sapi, memanah sungguhan, naik delman, rabbit hole, dan mungkin ada aktivitas lain yang terlewat.

Saat masuk ke area D’Ranch, barang bawaan tidak diperiksa dan sepertinya tidak ada larangan untuk membawa makanan dan minuman dari luar. Ada beberapa area untuk bisa duduk-duduk makan. Bahkan ada lapangan luas yang diberi nama lapangan putri malu bisa untuk piknik. Waktu saya kesana ada rombongan yang pakai untuk lomba dan piknik…namun kalau untuk rombongan, mungkin harus ada ijin khusus. Sangat disayangkan lapangan putri malu gak ada tanaman putri malunya…atau saat saya datang semua sedang menguncup.

Restoran ada beberapa. Yang besar di area pintu masuk dan menjual aneka macam makanan. Lalu ada restoran pizza di area atas di area Hobbit. Ada beberapa kios kecil yang menjual aneka kudapan manis atau jual tahu susu. Susu segar yang ditukar dengan tiket masuk, rasanya sangat segar dan enak…tidak terlalu manis. Saya suka rasa coklat dan strawberry. Yang plain bener-bener tawar dan bau susu banget. Saya gak nyobain restorannya karena udah keburu rame, jadi pindah deh ke restoran di luar D’Ranch. So far pengalaman D’Ranch Puncak sangat menyenangkan. Pasti akan kembali lagi!

Leave a comment »

Hotel review: Royal Tulip Gunung Geulis

Kali ini saya coba menginap di Royal Tulip Gunung Geulis yang juga menjadi tujuan favorit keluarga dengan anak. Berhubung anak-anak libur sekolah hari Senin, kami pergi hari Minggu, kembali ke Jakarta hari Senin….sengaja menghindari kepadatan Puncak di akhir minggu. Berikut acara kami:

Langsung aja ke review hotelnya yaaa….. dimulai dari positifnya dulu:

  • Lokasi gak terlalu jauh dari pintu keluar tol puncak, jadi gak terlalu kena macet
  • Hotelnya berarsitektur modern dan begitu lihat bangunannya langsug terasa hommie
  • Pelayanan memuaskan mulai dari resepsionis, restoran, pelayanan kamar dan kolam renang
  • Breakfast enak sekali, pilihan menu banyak
  • Ada water slide atau perosotan air untuk anak
  • Setiap weekend ada outsourcing outdoor activities seperti flying fox
  • Ada indoor playroom yang di foto keliatan besar banget, ternyata super imut hahahha ketipu deh
  • Ada kolam renang umum, khusus anak dan khusus dewasa

Indoor playroom yang ternyata super imut

Malam hari yang minim penerangan

Nah sekarang dari kekurangannya:

  • Yang paling fatal adalah kolam renangnya yang tidak terawat dengan baik. Sudut-sudut ubinnya tajam, ubin lepas-lepas dan kolam renang banyak tangga-tangga tak terlihat. Alhasil kaki luka-luka memar karena ketabrak ujung tangga atau ujung ubin. Lalu kolam renangnya butek dan kotor banyak daun kering.
  • Ruang gerak di hotel ini sangat terbatas, jadi tidak ada area outdoor dimana anak-anak bisa berkumpul bersama untuk sekedar bikin permainan jadul seru-seruan. Kami sempat bikin acara lomba bawa telur plastik di atas sendok. Bikin di selasar samping restoran saking tidak ada tempat lain….eh ditegur karena itu merupakan area umum. Padahal tamu hotel ya cuma kita…
  • Ada area voyage di deket resto, cuma kalau malam hari penerangan sangat minim. Akhirnya dengan terpaksa anak-anak bermain lari-larian disitu setelah dinner (ya karena gak ada tempat main lain). Akibat gelap-gelapan, anak-anak saling tabrakan, ada yang nangis dan ada yang lecet + memar.
  • Harga makanan disini mahal, tapi enak. Jadi untuk menikmati hotel, siapin kocek banyakan dikit deh ya. Kalau mau hebat bisa gojek juga dan makan di kamar.
  • Indoor playroom nya mengecewakan karena ternyata sangat kecil.
  • Lokasi hotel sangat terisolasi dari keramaian, 10 menit naik mobil dari jalan raya. Jadi susah kemana-mana & fasilitas hotel yang minim

Yang paling menyenangkan dari hotel ini ya cuma breakfastnya

Instagramable banget jadi lebih cocok untuk geng cewe-cewe

Yaaaaa begitulah nasib bawa anak banyak. Jadi kesimpulannya hotel ini okelah untuk 2 days getaway karena lokasinya yang relatif dekat. Cuma malam hari bener-bener bikin anak kecil mati gaya karena gak bisa menikmati hotel karena minimnya penerangan dan lokasi hotel yang terisolasi jadi kalau mau keluar harus pakai mobil.

Will I come back? Yes boleh banget…cuma siap-siap malam hari ngendon aja di kamar atau di resto bawa setumpuk mainan anak yang bisa dimainin di indoor. Semalam aja cukup. Ambil kamar suite yang dapat akses ke afternoon tea.

Sebenernya hotel ini lebih cocok untuk girls’ or mommies’ weekend getaway. Jadi yang kerjaannya duduk santai sambil catch up, lalu foto-foto cantik. Malam bisa menikmati udara bersih, pemandangan cantik di malam hari, sambil menghirup segelas wine.

Review The Ranch puncak menyusul yaaaa…

Leave a comment »

Little Boss Play and Eat : New Concept of Family Entertainmentin One Large Area Best in Town

Di Mal Taman Anggrek ada tempat main anak baru, namanya Little Boss. Konsepnya tempat main dan restoran. Jadi dari restorannya, orang tua bisa ngawasin anak-anaknya main. Ada batasan tinggi badan, jadi gak ada risiko anak kecil ketimpa/ kalah main sama anak yang besar.

Bisa duduk di restoran sambil ngawasin anak-anak. Di area restoran gak perlu buka sepatu.

Lorong masuk ke tempat mainnya aja seru. Ada bulatan-bulatan di lantai yang dipijak bisa mengeluarkan suara.

Akhirnya si kakak bisa sepuas hati “memainkan” shinkansen si pengantar makanan. Tentunya si kakak jadi little chef yang nyusun-nyusun makanan lalu ngirim makanan ke pelanggan. Seru banget. Mainannya juga banyak, bervariasi dan bersih. Petugas yang stand by banyak. Lalu ada aktivitas gratis untuk anak, misalnya cooking class, bubble show, dan aneka lomba lain.

Cooking class

Little boss hanya boleh untuk anak dengan tinggi badan dibawah 120 cm. Lalu diatas 1 tahun sudah bayar full. Harganya 130rb/anak termasuk 1 pendamping, untuk 3 jam. Kalau jadi member lebih murah.

Restoran bertema shinkansen

_________________________

Little Boss Play & Eat

Mall Taman Anggrek lantai 2

Website: http://littleboss.id

Leave a comment »