hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Tips naik kereta api antar kota dengan anak

Sabtu kemarin saya pergi ke Bandung bersama teman-teman. Semua membawa anak kecil rentang 1-7 tahun. Total ada 10 dewasa dan 7 anak. Rame yaa…yang bikin seru adalah perjalanan pulang-pergi naik kereta api. Kami memang sengaja ingin mengajak anak naik kereta api. Bandung dipilih jadi kota tujuan karena cukup dekat (3.5 jam) dan ada mobil antar-jemput dari Hotel Padma Bandung.

image

Beberapa tips naik kereta antar kota akan saya bagikan disini.

Membeli tiket kereta
Kalau membeli untuk satu atau dua orang bisa dibeli di Indomaret. Tapi kalau untuk grup, sebaiknya beli di KAHA tour & travel. Dapat juga dibeli di situs http://www.kereta-api.co.id, lalu diprint di mesin print mandiri yang terletak di stasiun Gambir. Nama harus sesuai dengan KTP karena akan diperiksa satu per satu.

Petunjuk peron keberangkatan
Petunjuk di stasiun Gambir masih kurang jelas. Sebaiknya bertanya kereta api tujuan Bandung di peron berapa ke petugas.

Makanan selama di kereta
Mereka menjual aneka makanan dan minuman di dalam kereta. Namun saya lebih suka beli makanan di stasiun karena lebih banyak pilihan…sebut saja KFC, McDonald, Hoka Hoka Bento, bakmi GM, Starbucks, Hollan Bakery, dsb. Boleh kok bawa dan makan makanan sendiri.

Kursi di dalam kereta dapat diputar 360 derajat sehingga dapat duduk berhadapan
Cocok kalau pergi dengan kelipatan 4. Jadi beli kursi dua di depan, dua di belakang….sehingga 2 kursi dapat diputar sehingga berhadapan.

Ada colokan di dalam kereta
Setiap penumpang mendapat jatah colokan listrik. Sangat bersahabat bagi orang masa kini.

Di setiap kursi ada meja lipat dan bantal
Yaa…walau gak setiap meja bisa dibuka. Meja dan bantal dalam kondisi yang gak terlalu bersih.

Ada toilet
Tentunya di dalam kereta ada toilet…kemarin kami dapat toilet yang gak kebuang langsung ke tanah hehehe… cuma ya…toiletnya jongkok dan basah. Gak kotor-kotor amat tapi ga bisa dibilang bersih juga. Sebaiknya usahakan selama 3.5 jam gak ke toilet sama sekali. Bawa pispot untuk anak yang gak bisa pipis di toilet kotor. Kemarin ada yang bawa plastik kue transparan sehingga anak-anak cowok pipis di dalam plastik.

Tidak ada tong sampah
Namun setiap beberapa jam datang petugas untuk mengangkat sampah. Kalau saya pasti sedia kantong plastik sampah sendiri.

Menyimpan bagasi
Tidak ada batasan membawa barang saat naik kereta. Bagasi dapat disimpan di laci atas kursi atau di dekat pintu masuk gerbong.

Bawa barang yang dapat dimainkan bersama
Barang sederhana seperti kertas dan bolpen, mainan mobil-mobilan, boneka dapat mengisi waktu selama perjalanan. Aktivitas sederhana seperti suit atau nyanyi juga sangat menyenangkan.

Memang kereta api di Indonesia belum sehebat, sebersih dan se-tepat waktu kereta di Singapura, Bangkok atau Jepang….tapi sangat lumayan kok. Apalagi naik kereta akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan untuk si kecil. Pengalaman adalah harta yang sangat berharga.

Leave a comment »

Pengalaman bermain pasir kinetik (kinetic sand)

Awalnya saya sangat tergoda untuk membeli pasir kinetik karena si kakak suka sekali bermain pasir. Katanya main pasir kinetik gak berantakan karena pasir-pasir saling melekat seperti playdough.

image

Browsing sana-sini akhirnya saya beli juga di Early Learning Center (ELC). Beli paket seharga 400 ribu mendapat 1 alas main, pasir berwarna 400 gram dan 3 cetakan pasir. Katanya jangan beli yang terlalu murah….pasir cepat kering dan pewarna pasirnya berbahaya.

Sesuai dugaan….kakak senang sekali bermain pasir. Tapi yaaa…yang namanya pasir….tetep aja berantakan. Tiap kali anak tuang pasir dari wadah ke wadah yang lain, ada aja yang jatuh ke lantai. Kalau udah jatuh ke lantai dan bercampur kotoran dan debu, haduh….rasanya pengen dibuang itu pasir….tapi sayang karena mahal.

Bermain pasir kinetik bisa melatih kreativitas anak, melatih motorik kasar & halus anak. Namun siap-siap untuk kotor & berantakan, walau gak seberantakan pasir biasa.

Oya…pasir kinetik bermerk KINETIC SAND ini gampang disapu dan gak lengket di lantai. Lumayan memudahkan pekerjaan. Saya siap sedia sapu & pengki kecil untuk mengambil pasir-pasir yang berserakan di lantai.

Jadi masih mau bermain dengan pasir kinetik atau mending main pasir beneran aja di pantai?

Leave a comment »

Berkreasi dengan jeli dan gummy bears

Menghibur anak tidaklah mudah. Apalagi di era gadget sekarang ini…kalau mau gampang langsung kasih gadget ke anak supaya anak tenang. Namun kekurangan dari gadget-mania ini kan banyak sekali. Jadi sebagai orang tua, kita harus kreatif. Ini salah satu ide yang simpel tapi menarik: menghias jeli dengan gummy bear.

image

Yang bisa dilakukan anak saat proses pembuatan jeli:
– mempersiapkan cetakan
– menuang jeli ke dalam cetakan (harus ekstra hati-hati karena panas & takut berantakan)
– memasukan jeli ke dalam kulkas

Setelah jeli mengeras dan mendingin, ambil 1 buah jeli dan siapkan gummy bear warna-warni. Persilahkan anak untuk menghias jeli dengan gummy bear, setelah itu boleh dimakan.

Simpel namun menyenangkan untuk anak. Jangan lupa cuci tangan sebelum menata gummy bear karena sangat lengket.

Tips: setelah dihias, jangan dibiarkan terlalu lama di atas jeli karena akan meleleh

Leave a comment »

2015 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2015 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The Louvre Museum has 8.5 million visitors per year. This blog was viewed about 87,000 times in 2015. If it were an exhibit at the Louvre Museum, it would take about 4 days for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Leave a comment »

Kafe Bali Pulina: menikmati kopi Luwak sambil belajar

image

Bila berkunjung ke Ubud, Bali, sempatkan mampir ke kafe Bali Pulina. 10 meter dari pusat kota Ubud, kafe ini terletak di tepi sawah yang tersusun bertumpuk (rice terrace). Sajian utama dari kafe ini adalah kopi luwak dengan harga 50 ribu rupiah/ cangkir.

image

Tidak hanya menyajikan kopi nikmat dan pemandangan indah, kafe ini juga memperlihatkan bagaimana kopi luwak diproduksi. Saat masuk kafe, tamu akan disambut oleh pemandu dan langsung dijelaskan proses pembuatan kopi luwak. Tamu dipersilahkan untuk memberi makan luwak, menumbuk dan memasak biji kopi. Perjalanan berakhir di kafe dengan pemandangan yang cantik.

image

Para tamu dipersilahkan untuk duduk dan mencicipi aneka minuman yang tersedia, sebut saja kopi bali, teh jahe, teh lemon, kopi rasa vanila, kopi rasa coklat, dsb. Kalau kopi luwak gak ada tester…tentunya harus bayar. Pembayaran dilakukan di kasir yang terletak di toko. Jadi sebelum membayar, tamu dapat membeli kopi luwak atau aneka bubuk minuman lain yang sudah dicoba di kafe.

Untuk masuk dan melihat produksi tidak dipungut biaya. Hiburan yang ekonomis dan unik bagi orang dewasa maupun anak.

BALI PULINA agro tourism

Address: Banjar Pujung Kelod, Tegallalang, Kec. Gianyar, Bali, Indonesia
Opening Hours: 8AM–7PM

dr. Rachel Djuanda, SpKK

Leave a comment »