hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Baju mungil motif jerapah (saat bayi tidak ikut pulang ke rumah)

on 8 June 2015

Baju menyusui…ada!
Maternity pads…ada!
Disposable maternity pants…ada!
Baju bayi saat keluar RS…ada!

image

Melihat baju bayi yang kecil mungil motif jerapah, lengkap dengan topi, kaos kaki, dan bedong yang senada. Wih…bener-bener gak sabar untuk memeluk dan membawa si kecil pulang ke rumah.

Lengkap sudah tas bersalin,
Siap sedia setiap saat untuk melahirkan dan melihat wajah si kecil.

Oeekk oeekkk!!
Tangisan bayi memenuhi ruangan operasi.
Indahnya saat itu…
Apalagi saat ibu diberi kesempatan untuk memeluk malaikat kecil ku.

Tak sabar rasanya ingin terus memeluknya, membelai kulitnya yang lembut, merasakan genggaman tangannya yang erat.
Namun apa daya nasib berkehendak lain…bayi kecil yang teramat sehat, mendadak sesak nafas dan harus mendapat perawatan intensif dengan berbagai alat bantu.

Ibu yang masih dalam masa pemulihan, seakan tidak sungguh menyadari apa yang terjadi. Yang ia tau hanyalah malam itu hanya ada ia dan suami…malaikat kecilnya sedang berjuang untuk hidup.

Saat ibu pulang ke rumah tanpa si kecil, terasa kehampaan yang amat sangat.
Melihat baju mungil motif jerapah yang dibawa pulang kembali, melihat kasur bayi yang kosong…ibu dihadapkan pada kenyataan yang sangat pahit.

Rupanya kehadiranmu, walaupun masih di dalam kandungan, sudah sangat terasa.
Rumah saat sepi tanpa kehadiranmu, anakku.

Tak ada yang bisa ibu lakukan selain pasrah pada Yang Mahakuasa dan paramedis, berdoa, dan berusaha memproduksi ASI setetes demi setetes demi kesehatanmu.

Sharing pengalaman dari teman-teman yang pernah mengalami nasib yang sama, sungguh sangat menguatkan.
Pertanyaan “Mana bayinya? Kok bisa? Kenapa?” sungguh sangat menyiksa. Ingin rasanya mengucilkan diri.

Hari demi hari terasa sangat lama.
Mengintip malaikat kecilku yang gigih berjuang.
Teringat air mata yang mengalir deras saat ibu punya kesempatan untuk mendekapmu erat.

12 hari berlalu, akhirnya dokter mengijinkanmu pulang.
Sukacita terasa saat membawa kembali baju mungil motif jerapah ke RS.
Betapa indah saat menerima malaikat kecil dalam dekapanku.

Terima kasih Tuhan, Kau telah menemani kami menjalani 12 hari yang sangat berat.
Kami percaya bahwa hanya orang kuat yang diberi cobaan dan tidak ada beban yang melebihi kemampuan seseorang.


4 responses to “Baju mungil motif jerapah (saat bayi tidak ikut pulang ke rumah)

  1. jtxmisc says:

    artikel menarik , Afra

  2. melyawati hermawan says:

    You’re such a strong mother…your children are so blessed to have u, dear *hug

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: