hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Pentingnya popok berenang

Suatu hari si kecil bermain-main di kolam cetek salah satu hotel ternama di Jakarta. Si kecil hanya menggunakan celana berenang tanpa popok. Tiba-tiba saya menyadari gelagat aneh si kecil yang jongkok di tepian. Walaahhhh!! Benar saja gak lama kemudian muncul bulatan-bulatan coklat mengapung di permukaan air kolam. Refleks saya langsung mengumpulkan pup dan menaruh di plastik kosong. Untung saat itu tidak ada pengunjung lain.

Oalaahh…rupanya ini toh kegunaan popok berenang. Popok berenang/ swimming nappy masih kurang familiar di telinga kita, padahal sudah banyak dijual di toko-toko bayi. Sejauh ini saya hanya mengenal merk huggies.

image

Popok berenang VS popok biasa

Beda antara popok biasa dan popok berenang saat terlihat dari foto ini. Popok biasa menyerap air semaksimal mungkin sehingga makin lama jadi berat dan merosot. Sedangkan popok berenang menyerap air secara terbatas dan lebih ketat sehingga mencegah pup keluar dari popok.

Popok berenang juga tersedia yang dapat dipakai ulang. Jadi semacam celana berenang yang ketat. Jauh lebih hemat, apalagi untuk anak yang sering berenang. Kalau mau lebih hemat lagi, segera ajarkan pipis/pupup di toilet sampai anak bebas popok.

Leave a comment »

Cover me strap: semua bisa jadi penutup menyusui

image

Kain bedong multifungsi, dapat digunakan sebagai alas kasur dan penutup menyusui dengan bantuan cover me strap

Satu lagi barang unik yang membuat menyusui menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Cover me strap hanya terdiri dari sebuah tali yang kedua ujungnya dipasang klip untuk ‘menggigit’ kain. Panjang tali dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Cukup pasangkan klip pada sehelai kain apapun, kalungkan di leher, siap digunakan jadi penutup menyusui. Cek http://www.covermestrap.com untuk info lebih lanjut.

Leave a comment »

Baju mungil motif jerapah (saat bayi tidak ikut pulang ke rumah)

Baju menyusui…ada!
Maternity pads…ada!
Disposable maternity pants…ada!
Baju bayi saat keluar RS…ada!

image

Melihat baju bayi yang kecil mungil motif jerapah, lengkap dengan topi, kaos kaki, dan bedong yang senada. Wih…bener-bener gak sabar untuk memeluk dan membawa si kecil pulang ke rumah.

Lengkap sudah tas bersalin,
Siap sedia setiap saat untuk melahirkan dan melihat wajah si kecil.

Oeekk oeekkk!!
Tangisan bayi memenuhi ruangan operasi.
Indahnya saat itu…
Apalagi saat ibu diberi kesempatan untuk memeluk malaikat kecil ku.

Tak sabar rasanya ingin terus memeluknya, membelai kulitnya yang lembut, merasakan genggaman tangannya yang erat.
Namun apa daya nasib berkehendak lain…bayi kecil yang teramat sehat, mendadak sesak nafas dan harus mendapat perawatan intensif dengan berbagai alat bantu.

Ibu yang masih dalam masa pemulihan, seakan tidak sungguh menyadari apa yang terjadi. Yang ia tau hanyalah malam itu hanya ada ia dan suami…malaikat kecilnya sedang berjuang untuk hidup.

Saat ibu pulang ke rumah tanpa si kecil, terasa kehampaan yang amat sangat.
Melihat baju mungil motif jerapah yang dibawa pulang kembali, melihat kasur bayi yang kosong…ibu dihadapkan pada kenyataan yang sangat pahit.

Rupanya kehadiranmu, walaupun masih di dalam kandungan, sudah sangat terasa.
Rumah saat sepi tanpa kehadiranmu, anakku.

Tak ada yang bisa ibu lakukan selain pasrah pada Yang Mahakuasa dan paramedis, berdoa, dan berusaha memproduksi ASI setetes demi setetes demi kesehatanmu.

Sharing pengalaman dari teman-teman yang pernah mengalami nasib yang sama, sungguh sangat menguatkan.
Pertanyaan “Mana bayinya? Kok bisa? Kenapa?” sungguh sangat menyiksa. Ingin rasanya mengucilkan diri.

Hari demi hari terasa sangat lama.
Mengintip malaikat kecilku yang gigih berjuang.
Teringat air mata yang mengalir deras saat ibu punya kesempatan untuk mendekapmu erat.

12 hari berlalu, akhirnya dokter mengijinkanmu pulang.
Sukacita terasa saat membawa kembali baju mungil motif jerapah ke RS.
Betapa indah saat menerima malaikat kecil dalam dekapanku.

Terima kasih Tuhan, Kau telah menemani kami menjalani 12 hari yang sangat berat.
Kami percaya bahwa hanya orang kuat yang diberi cobaan dan tidak ada beban yang melebihi kemampuan seseorang.

4 Comments »