hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Hong Kong hari kedua: Ocean Park

on 7 January 2015

Lokasi hotel kami memang sangat menyenangkan. Dikelilingi oleh pasar sayur, buah, dan daging, serta aneka restoran seafood, bebek dan babi panggang, bahkan kedai dessert. Sebagian restoran sudah buka sejak pukul 6 pagi. Kami memilih salah satu restoran untuk makan pagi, lalu bersiap menuju ke Ocean Park. Perjalanan ke Ocean Park hanya memakan waktu 8 menit menggunakan taksi, memang lebih praktis daripada menggunakan MTR yang masih harus dilanjutkan dengan bus.

Pukul 10.30 kami tiba di Ocean Park, terlambat 30 menit dari rencana. Untung kami sudah membeli tiket dari Jakarta karena antrian panjang sekali.

Ocean Park serupa dengan Taman Safari Indonesia yang dipadukan dengan Ocean Dream Samudra di Ancol. Terdiri atas 2 buah area luas, yakni The Waterfront dan The Summit yang dipisahkan oleh gunung dan lembah. Untuk mencapai kedua area tersebut harus menggunakan cable car atau ocean express. Masing-masing area terbagi lagi menjadi beberapa area kecil sesuai dengan binatang yang ada disana, misalnya area The Hong Kong Jockey Club Sichuan Treasures yang terdiri atas panda dan kera emas, Marine World yang terdiri atas ikan hiu dan ubur-ubur. Di setiap area terdapat berbagai macam atraksi, animal feeding time, dan edukasi bagi pengunjung.

PhotoGrid_1420625564764

Tips: karena Ocean Park sangat luas, dengan berbagai macam jadwal atraksi dan kegiatan, sangat disarankan untuk mempelajari jadwal acara sebelum sampai disana. Jadwal acara dapat diunduh di http://www.oceanpark.com.hk/

Tujuan pertama kami adalah The Hong Kong Jockey Club Sichuan Treasures untuk melihat panda dan kera emas, sekaligus melihat pemberian makan bagi kera emas. Lalu menuju ke Whiskers Harbour dimana terdapat berbagai permainan menarik bagi anak kecil. Sebagian besar permainan di Ocean Park gratis dengan antrian yang tidak terlalu panjang. Permainan macam karnival yang bisa mendapatkan hadiah boneka harus membayar lagi, begitupun dengan permainan yang harus menggunakan koin pecahan HKD 10. Saat itu sedang ada Doraemon Christmas Party House sehingga kami bisa berfoto seru dengan aneka karakter di film Doraemon. The Panda Cafe menjadi tempat tujuan makan siang kami…menu tidak terlalu banyak, antrian cepat, dan harga yang bersahabat. Setelah itu kami antri untuk naik cable car menuju ke The Summit.

PhotoGrid_1420623432860

Antrian cable car ini cukup panjang, namun terasa cepat. Ada petugas membawa boneka parrot dan mengajak ngobrol si kecil, “Do you know what animal is this?” SI kecil menjawab, “Buyung (burung, red).” Petugas, “No, this is not buyung, it’s a bird, a parrot. If you what to meet him, you can go into the rainforest section in the Summit.” Percakapan sederhana ini terdengar lucu bagi kami…maklum namanya juga perbedaan bahasa.

PhotoGrid_1420529999707

Satu cable car dapat diisi oleh 6 dewasa, namun kami menggunakan 2 kereta karena terlalu sempit. Perjalanan sejauh 1,5 km ini terasa cukup jauh dan mendebarkan. Benar-benar pengalaman yang tak terlupakan. Si kecil sungguh sangat senang dan bahagia, baginya ini adalah pengalaman paling berkesan selama di Ocean Park.

PhotoGrid_1420195230884

Setibanya di the Summit, kami melihat beraneka ragam ubur-ubur di area Sea Jelly Spectacular…indahnya luar biasa. Masuk ke dalam area tersebut seperti masuk ke dalam mimpi. Kami melanjutkan perjalanan menuju Ocean Theater untuk melihat pertunjukkan lumba-lumba. Area pertunjukkan sangat luas dan penuh dipadati pengunjung. Namun ternyata pentasnya sangat membosankan dan biasa saja. Jauh lebih bagus pentas lumba-lumba di Taman Safari Indonesia. Si kecil sampai jatuh tertidur. Wah…saya bangga sebagai orang Indonesia!

Tips: datangi area binatang yang tidak ada di Indonesia, misalnya panda, ubur-ubur, dan pinguin. Belajar dari pengalaman melihat pentas lumba-lumba dan masuk ke Grand Aquarium yang ternyata kurang menarik dibanding dengan di Indonesia.

Kami menunggu atraksi tarian dari artis Hong Kong dan Filipina di The Summit Plaza…lumayan untuk mengistirahatkan kami dan menunggu si kecil bangun. Sebahian dari kami berkeliling ke area Rainforest, North & South Pole Spectacular. Banyak terdapat aneka permainan adu nyali di area ini, tentunya dengan antrian yang cukup panjang. Seteleh menonton atraksi yang ternyata biasa saja, kami naik Ocean Express menuju ke The Waterfront. Tidak ada yang terlalu istimewa dengan kereta bawah tanah ini…hanya terdapat layar di dalam kereta yang menyajikan berbagai gambaran abstrak warna-warni. Lebih menarik menggunakan cable car.

Menunggu waktu untuk melihat pertunjukkan Symbio! yang merupakan puncak atraksi di Ocean Park, kami berfoto di area Old Hong Kong, menikmati jajanan khas Hong Kong, sambil menikmati secangkir kopi nikmat di kedai Chan’s Noddle. Wah akhirnya ketemu juga kedai yang menjual kopi, nikmat pula! Di seluruh kios kecil yang kami lalui, tidak ada yang menjual kopi sama sekali…dapat saya simpulkan kalau warga Hong Kong memang bukan penikmati kopi. Menu yang tersedia di kedai siap saji juga unik…yakni fish ball, fish cake, fried dried squid. Ada menu hot dog, namun disiram dengan kacang merah ala Cina.

PhotoGrid_1420528285963

Kami sempat masuk ke area pertunjukan Ocean of Light dan belanja di toko sebelum pertunjukkan Symbio! dimulai. Pertunjukkan Symbio! dimulai jam 8 malam di Aqua City Lagoon, dekat dengan pintu masuk utama. Atraksi spektakular ini mengkombinasikan air, cahaya, api, dan didukung dengan sound system yang luar biasa. Bercerita mengenai pertarungan antara naga baik dan jahat untuk mempertahankan dunia dalam keadaan seimbang. Rupanya bagi anak kecil, pertunjukkan ini cukup menakutkan karena terdapat ledakan petasan, mendadak air kolam dipenuhi dengan api, dan siluet naga yang sedang bertengkar. Namun bagi orang dewasa tentu saja pertunjukkan ini sangat menarik.

PhotoGrid_1420530342736

Kami kembali ke Causeway Bay menggunakan taksi, lalu menikmati santap malam di restoran seafood dekat hotel. Restorannya kumuh dan kotor, namun makanan luar biasa enaknya. Kami sempat mencoba 2 restoran di area itu, Restoran Kui Kee & Ming Kee. Rasa makanan sekelas restoran bintang lima, namun harga kaki lima. Wajib dicoba!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: