hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Mengembangkan kepercayaan diri anak

on 17 July 2014

Berikan dukungan dengan kata-kata
Kata-kata “Wah hebat ya udah bisa pu-pu di toilet kayak anak gede” ternyata memacu anak untuk terus melakukan hal itu. Kadang ada dukungan negatif seperti “Hayoo ngompol…malu deh” Yaaa boleh-boleh saja karena sekaligus mengajarkan rasa malu,  namun sebaiknya harus dalam batas tertentu. Bila berlebihan justru dapat membuat anak menjadi kurang percaya diri.

Dukungan juga dapat berupa tindakan atau hadiah
Anak adalah mesin fotokopi yang istimewa, ia akan dengan cepat meniru yang Anda lakukan. Berikan contoh perilaku yang baik, ajak untuk melakukan suatu hal baru bersama, dan sesekali berikan hadiah atas prestasi yang ia capai.

Luangkan waktu bersama mereka
Saat akan berangkat tidur seorang anak berkata pada ibunya, “Saya senang sekali bermain di pantai bersama ibu.” Padahal aktivitas itu sudah terjadi 2 minggu yang lalu. Sesekali memang penting bagi kita, terutama ibu bekerja, untuk menyisihkan 1 waktu khusus untuk bersama si anak.

Jangan pernah menunda untuk mengekspresikan kasih sayang Anda
Kecupan, belaian, ungkapan rasa rindu membuat anak merasa diperhatikan dan keberadaannya diperhitungkan. Sekalipun si anak sudah bisa mulai menolak.

Berikan kepercayaan kepada anak
Sesekali percayakan sesuatu yang ‘penting’ untuk dilakukan oleh anak, terutama yang melibatkan aktivitas kita sebagai orang dewasa. Misalnya mengijinkan ia mengambil kertas yang keluar dari mesin ATM, mempersilahkan ia menekan tombol lift, memberikan tiket masuk ke petugas. Hal-hal sederhana membuat si anak merasa dipercaya.

Rayakan setiap peristiwa penting yang mereka alami
Siapa sangka perayaan yang dilakukan saat si anak pertama kali mampu menyusun lego, ternyata memacunya untuk menggapai keberhasilan yang lain.

Jadilah pendengar yang baik
Alih-alih langsung marah ketika mendengar si anak memukul temannya, cobalah untuk menanyakan alasan dan jadilah pendengar yang baik. Dengan demikian Anda menunjukkan bahwa Anda berusaha memahami perasaan si anak. Bahkan bila mungkin Anda tidak setuju dengan jawabannya, Anda dapat menjelaskan sikap yang sebaiknya dilakukan.

Dengan menanamkan rasa percaya diri yang tinggi, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang menyenangkan dan sosok yang berhasil di masyarakat.

Dikutip dengan modifikasi dari surat kabar sekolah Indonesia playschool volume 1/14-15.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: