hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Perjalanan ke Kuala Lumpur 2: hari yang melelahkan

on 5 July 2013

Seperti biasa Air Asia mengalami keterlambatan…90 menit pula! Alhasil tiba di KL pukul 11 malam…di KL LCCT (low cost carrier terminal). Tidak mungkin memakai KLIA transit karena jadwal kereta berakhir pukul 12 malam. Naik taksi ragu-ragu karena perjalanan ke pusat kota memakan biaya sebesar RM 140 (Rp 520.000). Akhirnya kami memutuskan untuk naik Star Shuttle bus karena mereka bilang hanya dengan RM 18, kami antar sampai ke depan Tune Hotel…lagipula jadwal terdekat pukul 23.45. Yaaaa pas lah waktunya.

Sambil menunggu bus, kami mampir ke food court…namun kondisinya sangat menyedihkan. Kotor…banyak orang tidur di lantai, dan nasi lemak yang dipajang sudah acak-acakan. Akhirnya karena kelaparan, kami membeli KFC yang lebih terjamin kebersihannya… Mereka menyediakan paket ayam dengan chicken rice, semacam nasi hainam. Walau rasanya biasa saja, namun penggunaan nama chicken rice cukup menjual cita rasa lokal Malaysia.

Akhirnya bis yang dinanti tiba. Sambil menunggu penumpang penuh, kami menikmati KFC. Bis baru melaju 45 menit kemudian dan itu pun pakai mampir ke terminal utama selama 20 menit. Akhirnya bis masuk ke pusat kota sekitar pukul 1 dini hari. Saya dan beberapa penumpang lain dipindahkan ke bus kecil di daerah Bukit Bintang, kemudian bergerilya masuk ke hotel-hotel tujuan penumpang. Rupanya Star Shuttle bus ini memang menyediakan jasa mengantar penumpang sampai persis di depan hotel. Menyenangkan sih…namun melelahkan karena harus menunggu begitu lama dengan banyak perhentian. Pukul 2.30 akhirnya kami tiba di Tune Hotel.

image

Ini adalah pengalaman pertama saya menginap di hotel milik Air Asia…kamar kecil (buka koper saja sulit), tidak bisa meminta lebih dari satu kunci kamar, beli comfort kit hanya berisi handuk, sabun, dan sampo. Tidak ada sikat gigi! Untung ada seven-eleven yang buka 24 jam. Yah….harga kamar hanya 250 ribu/ malam termasuk AC & wifi 48 jam…okelah… Kalau mau hemat tanpa AC, di langit-langit tergantung kipas angin yang dapat digunakan secara cuma-cuma. Namun waspada masuk angin.

Memang pada dasarnya gemar mengeksplor daerah baru, saya dan mama keluar mencari tempat nongkrong. Persis di seberang jalan ada kafe pinggir jalan yang menyajikan aneka jajanan khas Malaysia, diiringi dengan karaoke musik rock. Namanya ROCKAOKE. Unik..untungnya rasa makanan enak, murah, dan suara pengunjungnya dapat dinikmati. Kami mencoba mee hon udang seharga RM 5 dan teh tarik….menikmati subuh hari di KL sampai jam menunjukkan pukul 3

Setelah itu kami kembali ke kamar, mandi, sikat gigi, kemudian menyelinap manis di balik selimut. Kasurnya enak loh…mampu menghilangkan pegal linu akibat perjalanan yang melelahkan.

Star Shuttle Bus
Telp 03-4043-8811
http://www.starwira.com

Tune Hotel Kuala Lumpur
http://www.tunehotels.com/my/en/our-hotels/downtown-k


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: