hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

How can I not love you

on 11 November 2012

Saat kugendong anakku, kutatap wajahnya yang tersenyum jenaka dengan 2 buah gigi depan menyembul dari mulutnya… Tak terasa bulir-bulir air mata menetes dengan derasnya. Si kecil memainkan air mataku sambil tersenyum-senyum…

Oh Tuhan…tanggung jawab apakah ini yang Kau berikan padaKu? Manusia kecil dihadapanku saat ini? Apakah aku sanggup mendidik, mencintai, dan menyayangi dia? Apakah aku sanggup menjadi ibu yang baik seperti janji yang pernah kuucap di hadapanMu dulu?

Dia yang begitu lucu, pintar, dan menggemaskan. Namun kadang tingkahnya aduhaaiiiiii nakalnya….sampai bikin kepala mau pecah, stok baju habis *dimuntahin, diilerin* dan salep anti memar juga habis.

Memandang anakku yang saat ini berusaha untuk tidur sendiri bagai anak besar. Geliat-geliut mencari posisi nyaman…sambil sesekali membuka mata untuk memastikan aku masih ada disana…sampai akhirnya kedua mata jenaka itu tertutup dan kedua bokong menyembul ke atas.

Ada sebuah ucapan dari seorang pastur yang sangat berkesan… “Saat Tuhan memberikan seorang pasangan hidup untuk kamu, Tuhan yakin kalau ia adalah orang yang tepat untuk kamu. Saat Tuhan menitipkan seorang anak pada kamu, ia yakin bahwa bagaimanapun juga kamu pasti mampu mendidik dan membesarkan anak itu.” Sebuah senyum tipis tersungging diwajahku saat mendengarnya *terbayang wajah si kecil yang dengan bangganya meneteskan susu ke seluruh ruangan*

Oh bunny boy…how can I not love you?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: