hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Penampung ASI

on 2 October 2012

Saat awal menyusui, mungkin Anda pernah merasakan payudara penuh dan keras karena terisi ASI. Bahkan sampai merembes ke baju, menetes, atau menyemprot. Pasti sempat terbersit rasa sayang karena ASI terbuang percuma. Pemikiran ini mendasari maraknya penggunaan pompa payudara.

Selain pompa, ada loh salah satu alat bantu lain yang lebih sederhana namun cukup membantu untuk menyimpan ASI, yaitu penampung ASI atau breast milk saver. Bentuknya bulat seperti mangkok dengan lubang ditengahnya, terbuat dari plastik elastis. Cara menggunakannya sangat mudah, cukup sisipkan ke dalam bra dengan puting masuk ke dalam lubang.

ImagePenggunaannya serupa dengan breast pads, namun bila memakai penampung ASI, ASI yang menetes tidak menyerap ke pads melainkan terkumpul di dalam wadah plastik tersebut. Satu buah penampung ASI dapat menampung 20-40 cc cairan.

Contoh saat-saat penampung ASI bermanfaat:

  • Ingin berpergian tanpa bayi diantara jadwal memompa. Jadi Anda tidak perlu repot membawa pompa. Cukup gunakan penampung ASI dan bawa 1 buah botol susu steril di dalam tas. Setiap kali penampung terasa hampir penuh, tuang ASI ke dalam botol susu. Perlu diingat bahwa ASI tahan 6-8 jam dalam suhu ruang dan ASI dapat dicampur bila berada dalam suhu yang sama.
  • Tidak sempat memompa karena sibuk di kantor. Bila payudara sedang sangat aktif memproduksi susu, ASI yang terkumpul akan sangat lumayan. Setelah ada waktu untuk istirahat dan duduk santai, baru lakukan pompa payudara.
  • Saat satu sisi payudara aktif bekerja, sedangkan sisi berlawanan tidak. Bila satu sisi payudara dihisap bayi atau pompa, sisi berlawanan juga akan mengeluarkan ASI. Daripada terbuang percuma, gunakan penampung ASI di sisi payudara yang sedang tidak aktif. Bila penuh, tuang ASI ke dalam botol susu steril.

Selain sederhana, perawatannya juga sangat mudah. Cukup dicuci dengan sabun cuci botol lalu disterilkan.

Saya menggunakan Philips Avent Isis Comfort Breast Shells. Satu paket berisi sepasang penampung ASI dan sepasang nipple shield, cukup ekonomis! Tersedia di counter resmi Philips Avent atau di Mothercare. Saya belum pernah menemukan penampung ASI di ITC, mungkin karena belum terlalu populer. Waspadalah saat membeli karena sering disalah artikan dengan nipple shield karena bentuknya mirip. Nipple shield hanya melindungi puting dari gesekan pakaian atau bra, tidak ada celah
untuk menampung ASI.

Penampung ASI ini cocok digunakan baik oleh ibu menyusui dengan produksi ASI berlebih maupun yang sedikit karena setetes ASI sangatlah berharga…


3 responses to “Penampung ASI

  1. putri says:

    Setujuuuu banget, setetes asi sangatlah berharga!!!

  2. nita says:

    mau tanya mba… itu cara tuang tetesan asi dari avent gimana ya? klo medela khan ada sisi atas seperti corong datar yang bisa langsung dtuang kedalam botol. liat dari bentuknya masih belum kbayang cara nuang asi yang tertampung. makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: