hariharibersamasikecil

Setiap hari menorehkan kesan mendalam di hati

Terbang bersama bayi baru lahir (2)

Mengapa bayi sering menangis terutama saat lepas landas dan mendarat?
Saat lepas landas dan mendarat, terjadi perubahan tekanan udara mendadak dan dalam waktu yang sangat singkat sehingga telinga terasa seperti tertutup. Biasanya orang dewasa mengakali hal ini dengan membuka-tutup mulut, menguap, atau mengunyah. Hal ini memang mampu membuka sumbatan di liang telinga dan membuat fungsi telinga menjadi normal kembali.

Bila hal serupa terjadi pada bayi, bayi akan  refleks menangis karena sakit dan terkejut. Sebenarnya bayi menangis dapat dianggap sama dengan orang dewasa yang menguap. Menangis dapat menormalkan fungsi telinga.

Apakah ada cara untuk mencegah telinga bayi agar tidak tertutup?
Prinsipnya adalah usahakan mulut bayi bergerak sejak beberapa menit sebelum lepas landas dan beberapa menit sebelum pesawat mulai turun perlahan. Mulut si kecil dapat disibukkan dengan aktivitas menyusu atau dengan empeng. Dari pengalaman saya, anak saya tidak pernah menangis bila dalam kondisi menyusu atau
tidur nyenyak.

Apakah ada ear plug untuk bayi?
Tidak ada, karena liang telinga bayi masih terlalu kecil. Yang dijual di pasaran itu adalah ear plug untuk anak-anak.

Bagaimana bila anak saya tetap menangis?
Berusahalah untuk tetap tenang. Ingat bahwa menangis itu adalah cara alami bayi untuk membuka telinganya. Tenangkan bayi sampai ia tenang.

Apakah dengan membawa bayi, saya akan otomatis mendapat fasilitas  tempat tidur bayi?
Tidak semua pesawat memiliki fasilitas tempar tidur bayi, namun hampir selalu tersedia dalam penerbangan rute jauh. Biasanya penumpang yang membawa bayi akan langsung diberi tempat duduk di area yang luas dan mampu menampung tempat tidur bayi. Karena posisinya yang tergantung, tempat tidur bayi memiliki batas maksimal berat badan. Demi ketenangan hati, saya sarankan untuk menghubungi pihak maskapai sebelum terbang dan memastikan bahwa Anda mendapat tempat tidur bayi.

Apakah saya bisa membawa stroller ke dalam kabin?
Anda tidak bisa membawa stroller ke dalam kabin. Tergantung dari maskapai yang Anda gunakan, stroller dapat diserahkan di check in counter atau di gerbang
keberangkatan.

Apa bedanya menyerahkan stroller di check in counter dengan di gerbang keberangkatan?
Bila Anda menyerahkan stroller di check in counter, stroller hanya akan dapat diambil di tempat tujuan akhir dan tidak dapat Anda gunakan selama menunggu saatnya boarding. Sebaliknya bila menyerahkan di gerbang keberangkatan, stroller masih dapat digunakan sampai saatnya boarding dan akan diberikan kembali di gerbang kedatangan (baik di kota tujuan akhir atau kota transit). Akan sangat menguntungkan bagi perjalanan yang harus transit lama.

Jangan lupa tanyakan prosedur ini di check in counter karena peraturan dapat berbeda tergantung dari kota dan maskapai yang digunakan.

Apakah stroller dihitung sebagai bagasi dan mengambil jatah kilogram?
Tergantung dari maskapai yang Anda gunakan. Sebagian besar memperbolehkan stroller dibawa secara cuma-cuma alias gratis, bahkan ada yang memberikan fasilitas 1 buah stroller dan 1 buah car seat bila ada penumpang bayi atau anak. Sebaiknya pelajari dulu aturan bagasi pesawat sebelum terbang.

Apakah stroller sebaiknya dibungkus karena rentan rusak bila disimpan di bagasi pesawat?
Ya memang sebaiknya stroller dibungkus. Ada beberapa maskapai yang menyediakan plastik ukuran besar untuk membungkus stroller, namun kadang ada stroller yang sangat besar sehingga tidak muat. Anda juga dapat memanfaatkan fasilitas baggage wrap yang tersedia di beberapa airport, dijamin stroller Anda akan tiba dengan selamat. Anda juga bisa menjahit bungkus khusus stroller, namun memakan biaya dan belum tentu sering digunakan.
Hayooo….apakah masih ragu mengajak si kecil naik pesawat?

Leave a comment »

Terbang bersama bayi baru lahir (1)

Ingin berpergian naik pesawat bersama si kecil…tapi belum berusia 6 bulan?
Jangan bingung…mudah kok…

Rata-rata maskapai penerbangan mempunyai syarat bayi boleh terbang minimal berusia 7 hari. Sedangkan rata-rata dokter anak mengijinkan bayi terbang setelah 3 bulan dengan alasan kondisi bayi dan ibu sudah lebih stabil.

Pertama kali berencana pergi ke Sydney dan Los Angeles membawa bayi saya yang saat itu akan berusia 2 bulan, sempat kebat-kebit hati ini. Banyak yang bilang “Kasihan bayinya, masih kecil”. Saat itu mama saya berucap, “Kamu yakin kasihan bayinya? Bukan kasihan kamunya? Bayi kan belum ngerti apa2. Lagipula bayi 2 bulan paling cuma nangis, nyusu, dan tidur. Lebih repot kalau bawa bayi yang sudah bisa jalan.”

Setelah saya menjalani beberapa perjalanan bersama anak saya ke Sydney, Los Angeles, Bali, Flores, Singapura, Jogjakarta…saya sudah membuktikan bahwa kata-kata mama benar.

Berikut hal-hal yang mungkin jadi pertanyaan Anda…

Apakah bayi harus membayar tiket pesawat?
Saat ini hampir setiap maskapai mengenakan biaya bagi bayi sampai sekitar usia 2 tahun sebesar 20%. Biasanya biaya ini mencakup bagasi sekitar 10 kg, tempat tidur bayi, makanan bayi, dan baby kit (bila tersedia).

Makanan bayi seperti apa yang disediakan di pesawat?
Makanan yang disediakan berupa biskuit bayi atau makanan bayi dalam toples.

Apakah bayi mendapat kursi bayi selama di pesawat?
Pesawat tidak menyediakan kursi bayi. Bayi atau anak yang tidak membayar penuh duduk bersama orang tuanya. Ada maskapai yang mengijinkan penumpang untuk membawa kursi bayi ke dalam pesawat, yang nantinya akan diikat ke kursi pesawat menggunakan sabuk pengaman. Namun ini berarti penumpang harus membeli tiket harga normal untuk mendapatkan kursi tersebut.

seat belt copy

 

Apakah bayi mendapat sabuk pengaman khusus?
Ya, biasanya bayi akan mendapat sabuk pengaman khusus. Sabuk akan diberikan ke Anda sebelum terbang. Cukup gabungkan sabuk si kecil dengan sabuk Anda dan sabuk siap digunakan. Namun ada beberapa maskapai yang tidak memiliki sabuk pengaman untuk bayi. Anda dapat menggunakan baby carrier untuk mengikat bayi ke badan Anda.

 

Bagaimana dengan jaket penyelamat hidup, apakah ada maskapai yang tidak menyediakan?
Sejauh pengalaman saya, semua maskapai menyediakan jaket penyelamat hidup untuk bayi atau anak. Jaket akan diberikan sebelum terbang dan dikembalikan setelah mendarat.

Dimana sebaiknya saya mengganti popok?
Sejauh pengalaman saya, di dalam pesawat pasti ada toilet yang punya tempat ganti popok. Biasanya ada gambar bayi di pintunya. Namun tidak semua toilet punya tempat ganti popok. Saat masuk ke dalam pesawat, segera pelajari toilet mana saja yang punya tempat ganti popok.

Apakah saya boleh mengganti popok di kursi duduk?
Tidak ada yang melarang. Namun pertimbangkan kemungkinan air kencing keluar saat popok dibuka atau bau pupup yang akan sangat mengganggu penumpang lain.

Bagaimana dengan menyusui bayi?
Tidak ada ruang khusus menyusui di dalam pesawat. Anda bisa menyusui di toilet namun tidak saya sarankan karena banyak kuman, tidak aman karena rentan guncangan, dan biasanya antrian panjang. Susuilah di kursi Anda menggunakan penutup menyusui. Menyusui itu hal yang lumrah kok.

Bila anak saya meminum susu formula (sufor), apakah sebaiknya saya membawa sufor dalam bentuk cair atau bubuk ke dalam kabin?

Perlu diingat bahwa maskapai penerbangan memiliki batas maksimal cairan yang dibawa ke dalam kabin pesawat, kira-kira sekitar 100 cc/ botol. Mengingat rata-rata bayi meminum susu sekitar 120 cc (melebihi batas), saya sarankan untuk membawa susu bubuk dan termos kosong ke kabin. Nanti saat Anda sudah duduk tenang dan pesawat belum lepas landas, minta air hangat ke pramugari untuk diisikan ke dalam termos, kemudian buat sufor dengan air hangat tersebut.

Mengapa bayi sering menangis terutama saat lepas landas dan mendarat? Temukan
jawabannya di “Terbang bersama bayi baru lahir (2)”

Leave a comment »

Yogurt PETIT MIAM

Yogurt dengan slogan tiny pots for tiny hands ini memang cocok untuk bayi dan anak-anak. Porsinya kecil dan rasanya tidak terlalu manis.

Memang di bungkusnya tertulis untuk anak 1 tahun ke atas. Namun sudah saya berikan saat putra saya berusia 8 bulan. Tetap saya berikan dengan prinsip 3 days rule untuk mencegah terjadinya reaksi alergi.

Leave a comment »

Mengatasi sleepless night

Banyak pasangan muda yang takut menghadapi kelahiran si kecil. Takut anak nangis dan bingung apa maunya, takut ASI gak keluar, takut sakit waktu nyusuin, dan takut jadi zombie karena kurang tidur. Apalagi bagi orang tua yang tidak menggunakan jasa baby sitter.

Awal-awal kelahiran putra saya, saya sempat merasakan sleepless night karena frekuensi menangis si kecil yang cukup sering. Biasanya hanya 2 alasan si kecil terjaga: (1) popoknya basah (2) haus. Untuk alasan pertama ya mau gak mau kita harus rajin mengganti. Namun bila si kecil menangis karena alasan kedua dan Anda adalah ibu yang menyusui, saya punya tips jitu untuk mengatasinya.

Bayi baru lahir sering sekali menyusu. Rata-rata menyusu tiap 3 jam dan sekali menyusu paling cepat 1 jam. Masih mending kalau nyusuin di siang hari, cuma kalau nyusuin after midnight….kebayang deh capeknya… Waktu itu saya nyusuin jam 3 pagi sambil ketiduran, pasang musik agar tetap terjaga. Manalagi saya sendirian dan masih gak jago nyusuin. Persiapannya banyak, mulai dari boppy pillow, kain gumoh, kasa basah, kursi nyusuin, alas kaki. Wah riweh deh.

Akhirnya saya mempraktekkan cara menyusui posisi side to side dan itu sangat membantu mengatasi sleepless night. Jadi mama dan bayi sama-sama dalam posisi tidur menyamping dan saling berhadapan. Atur posisi bayi sehingga mulut bayi persis setinggi puting mama. Sanggah punggung bayi dengan guling atau dengan pelukan hangat mama. Si kecil dapat menyusu sampai puas dan mama dapat tidur sampai puas. Saya menyebutnya all you can drink technique.

Banyak yang takut mempraktekkan posisi ini karena ada cerita bayi meninggal karena tergencet ibunya sendiri. Menurut saya sih tidak perlu takut…toh kita juga akan tertidur dengan waspada dan si kecil akan sibuk menangis kembali kalau kehabisan ASI di satu sisi payudara. Tidur yang cukup meningkatkan kualitas hidup loh.

Leave a comment »

Kebutuhan susu bayi

Banyak yang bingung tentang berapa banyak sih sebenarnya kebutuhan susu si kecil?

Apalagi bagi Ibu dengan ASI eksklusif yang punya rencana pergi seharian tanpa membawa si kecil. Pasti langsung mencari tahu sebaiknya berapa cc ASI harus saya siapkan.

Berikut adalah patokan kebutuhan susu bayi 6 bulan ke bawah.

  • Bayi baru lahir        30-60 cc/ kali minum
  • 1 bulan                   90-120 cc/ kali minum          400-800 cc/ hari
  • 2 – <6 bulan           120-180 cc/ kali minum        700-1000 cc/ hari
  • 6 bulan                   180-220 cc/ kali minum

Semoga berguna!

Leave a comment »

Menyimpan ASI dan memakai ASI beku

image

Bagi ibu-ibu bekerja, menyimpan ASI seperti suatu “kewajiban”. Mungkin awalnya terkesan membingungkan, namun tenang saja…sekali dijalani, hal ini mudah dan menyenangkan. Perlu diingat bahwa ASI itu banyak gunanya. Selain hemat juga mengandung segala zat yang dibutuhkan si kecil, termasuk zat kekebalan tubuh.

Berikut beberapa prinsip manajemen ASI:

  • ASI di suhu ruangan tahan selama 6-8 jam
  • ASI di dalam kulkas biasa (refrigerator) tahan selama 24 jam
  • ASI di dalam freezer tahan sampai 3 bulan

Menyimpan ASI:

  • Simpan ASI di dalam kantong/botol kaca
  • Sebaiknya ASI disimpan 60-80 cc/wadah
  • Tandai wadah dengan keterangan tanggal penyimpanan dan jumlah ASI di dalamnya
  • Dua atau lebih ASI dapat dicampur bila berada dalam suhu yang sama

Memakai ASI beku:

  • Prinsip utama: first in, first out. Jadi ASI yang pertama kali disimpan adalah ASI yang pertama kali digunakan.
  • Rencanakan jumlah ASI yang akan diberikan untuk esok hari, pindahkan sejumlah yang diperlukan ke dalam refrigerator. Biasanya ASI akan mencair dalam 12-24 jam.
  • Setelah mencair, pindahkan ASI ke dalam botol susu & rendam botol di dalam air panas sambil dikocok sampai susu menjadi hangat.
  • Bila butuh ASI mendadak, namun masih dalam keadaan beku…rendam wadah penyimpanan ASI di dalam air suhu ruang sampai cair, kemudian lanjutkan proses penghangatan susu seperti di atas.
  • Sebaiknya ASI tidak dibiarkan terlalu lama dalam suhu ruang karena dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
  • ASI tidak boleh dihangatkan sampai mendidih karena dapat merusak kandungan nutrisi di dalamnya.

Ayo giatkan pompa-memompa demi si kecil sehat!

Leave a comment »

An eggless bread pudding

Menu ini simpel dan digemari oleh anak saya, cara membuatnya pun sederhana.

Hanya perlu mempersiapkan 2 lembar roti tawar kupas, 2 bh raisin ukuran besar, susu hangat secukupnya & cinnamon bubuk.

Cara membuatnya sebagai berikut:

  1. Potong raisin menjadi potongan kecil-kecil, rendam dalam air matang. Diamkan sampai raisin lunak. Biasanya saya rendam semalaman.
  2. Siapkan susu hangat, campur dengan raisin (termasuk airnya) dan cinnamon bubuk. Aduk hingga merata.
  3. Roti tawar dipotong bentuk dadu, taruh ke dalam mangkok si kecil. Siram dengan larutan susu, aduk sedikit hanya untuk memastikan seluruh roti terkena susu. Bread pudding siap disajikan.

Selamat mencoba!

Leave a comment »

Makanan padat pertama untuk si kecil

Ada berbagai aliran pemberian makanan padat pertama.

BUAH…keuntungannya memiliki rasa yang manis sehingga lebih mudah diterima oleh si kecil.

SAYUR…kaya akan vitamin, namun sayang rasanya cenderung pahit/ berbau menyengat.

KARBOHIDRAT…bagus karena mengandung zat pembangun yang dibutuhkan si kecil.

Yang terakhir MAKANAN OLAHAN SIAP SAJI…diakui bahwa makanan yang diolah pabrik memiliki nutrisi sesuai dengan yang dibutuhkan si kecil. Namun ada yang mengatakan bahwa bagaimanapun juga, kandungan nutrisi makanan olahan tidak sebanding dengan makanan segar.

Saya adalah penganut aliran BUAH krn rasanya manis alami dan sangat mudah untuk disajikan. Untuk pertama, bisa dipilih pepaya atau pisang yang dicampur dengan ASI/ susu formula yang biasa dikonsumsi si kecil. Pemberian makanan menggunakan aturan 3 hari, dimana si kecil mencoba 1 jenis makanan selama 3 hari berturut-turut. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan rasa baru dan mengetahui apakah ada alergi terhadap makanan baru tersebut.

Berikut adalah panduan pemberian makanan untuk si kecil yang saya ambil dari website favorit saya: http://www.wholesomebabyfood.com

Leave a comment »

Milkshake untuk si kecil

Kali ini bereksperimen dengan minuman untuk anak saya. Hanya bermodal 2 macam buah, soft tofu, susu, & blender…

Pertama saya coba blueberry dengan melon. Caranya masukkan potongan buah ke dalam blender, tambahkan soft tohu dan susu. Blender hingga halus, tuang ke dalam gelas si kecil.

Saya sajikan dalam gelas tanpa tutup, diminum langsung dari gelasnya. Wah anak saya keenakan, langsung setengah gelas dia teguk langsung dengan meninggalkan sisa-sisa milkshake di bibirnya.

Kemungkinan gelembung-gelembung di permukaan milkshake yang bikin dia doyan. Sensasi baru yang menyenangkan. Jadi cobalah menyajikan milkshake di gelas tanpa tutup.

Selamat mencoba aneka variasi milkshake!

Leave a comment »

Ingin tantangan seumur hidup?

Apakah Anda termasuk orang yang sering tidak puas dengan apa yang telah Anda capai? Hidup ini kurang menantang? Sukses dalam pekerjaan tapi merasa ada yang hilang?

Cobalah untuk punya anak…. punya anak adalah pengalaman luar biasa yang merubah hidup saya. Perubahan demi perubahan, tantangan demi tantangan tak kunjung berhenti sejak si kecil keluar dari perut saya. Mulai dari cara ganti popok, rawat tali pusat, kubur ari-ari, menyusui yang benar, cari tempat penitipan anak, sampai ke aneka tingkah onar para babysitter.

Seru deh! Benar2 kehidupan yang tidak dapat dibayangkan, hanya dapat dirasakan sendiri.

Berani mencoba tantangan ini?

Leave a comment »